Bupati Pakpak Bharat, Franc Benrhard Tumanggor, sepertinya tidak bisa menerima jawaban yang tak pasti. Dua hari lalu dia menjumpai anggota Komisi V DPR RI yang sedang melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Serdang Bedagai.
Dalam pertemuan itu Bernhard menekankan perlunya segera menuntaskan pembangunan jalur Lagan-Pagindar karena ini akan menjadi jalan penghubung Sumatera Utara-Aceh.
"Kecamatan Pagindar masih terpencil, hanya bisa diakses melalui jalan yang sangat sulit dan berat untuk dilewati. Keterisoliran itu harus diputus guna membantu menggerakkan roda perekonomian di sana," sebutnya.
Menurutnya, Pagindar punya potensi ekonomi yang sangat besar. "Di sana terdapat puluhan ribu hektare kebun sawit, gambir, dan karet. Ada juga objek wisata hutan kapur yang sangat langka dan tidak ditemukan di daerah lain. Tapi persoalannya, jalan ke sana sangat sulit," tukasnya.
"Kami menghadapi keterbatasan anggaran, oleh karena itu kami mohon agar jalur Lagan-Pagindar yang bisa menjadi jalur alternatif dari Aceh ke Danau Toba menjadi skala prioritas Komisi V DPR RI," sambungnya.
Bernhard sedikit lega karena anggota Komisi V DPR RI sepakat akan membahasnya bersama pemerintah pusat.
Sentra Sawit di Daerah Terpencil ini Butuh Jalan, Pemda Keliling Cari Bantuan
Diskusi pembaca untuk berita ini