Padang, elaeis.co - Bambang Wiguritno, Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Cabang Sumatera Barat (Sumbar), mengucapkan terima kasih kepada para anggotanya dalam melaksanakan program CSR (corporate social responsibility) di daerah tersebut.

"Selama ini (pelaksanaan CSR) berjalan sesuai anggaran masing-masing anggota," kata Bambang Wiguritno kepada elaeis.co melalui sambungan telepon, Kamis (13/4) kemarin.

Menurut Bambang, terdapat 18 perusahaan yang berada di bawah naungan Gapki Sumbar, dengan areal perkebunan kelapa sawit seluas 110.000 hektare, tersebar di beberapa kabupaten sentra kelapa sawit di provinsi yang berbatasan dengan Riau dan Jambi itu

Bambang memberikan apresiasi  kepada perusahaan anggota GAPKI yang patuh  menjalankan program CSR. "Karena pemberian CSR merupakan kewajiban perusahaan dan ada regulasi yang mengaturnya," tambahnya.

Bambang mengatakan tujuan pemberian CSR yang antara lain untuk mengurangi kesenjangan sosial dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan sedikit atau banyak telah tercapai.

"Namun, kami juga tidak memungkiri bahwa ada sejumlah aspirasi dan keinginan masyarakat yang belum terakomodir oleh program CSR tersebut," katanya lagi.

Bambang menjelaskan, pelaksanaan program CSR di daerah tersebut mencakup banyak sektor. Ia menyebut pembangunan sejumlah infrastruktur dasar yang sangat diperlukan masyarakat, seperti jalan, jembatan dan lain-lain.

"Termasuk juga pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat," katanya. Jika misalnya ada masyarakat yang mengelola jenis usaha tertentu, sebut Bambang, CSR memberikan nilai tambah bagi usaha tersebut agar berkembang.

"Baik nilai tambah berupa modal usaha, pelatihan keterampilan hingga membantu pemasaran produk," demikian Bambang menambahkan .

"Masih banyak sektor lain di Sumbar yang telah dibantu melalui program CSR," ulasnya. Ia menyebut antara lain bantuan di bidang pendidikan seperti pemberian beasiswa bagi siswa berprestasi,  keagamaan, sosial, kepemudaan dan lainnya.