Pekanbaru, elaeis.co - Nasib malang menimpa Ahmad (45) menyusul setelah diserang buaya ketika mandi di Sungai Batang Kuantan, Sabtu (18/2). Petugas yang turun ke lokasi meminta masyarakat untuk tidak anarkis karena buaya dilindungi oleh undang-undang.
Tim mitigasi yang diturukan ke lokasi empat hal yang harus diperhatikan untuk mencegah konflik antara manusia dan buaya, di antaranya pertama menghimbau kepada warga agar menghindari aktivitas di sungai pada saat satwa buaya aktif mencari mangsa pada jam 17.00 - 07.00 WIB.
Hal kedua yang perlu dilakukan, yakni pihak Desa memasang papan informasi atau spanduk daerah rawan buaya di pinggir sungai batang kuantan sebagai peringatan.
Hal ketiga yaitu warga desa Sikakak diminta agar tidak melakukan tindakan membahayakan terhadap satwa buaya karena merupakan satwa dilindungi.
Keempat, tim meminta kepada warga agar selalu berkomunikasi dengan pihak Balai Besar KSDA Riau dalam penanganan konflik satwa.
Untuk penanganan jika menemukan buaya dapat menghubungi call centre di 081374742981. "Kami menghimbau agar masyarakat tidak anarkis terhadap buaya karena dilindungi undang-undang," pesan Kepala Bidang KSDA Wilayah I, Andri Hansen Siregar, Senin (20/2), melalui keterangan resmi Humas Pemprov Riau.
Sebelumnya Andri, Kades Sikakak, meminta bantuan kepada tim untuk memasang perangkap buaya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari.
"Tim mitgasi diminta memasang perangkap dan memasang himbauan, karena sejak kejadian masyarakat khawatir untuk melakukan aktivitas ke sungai," kata Andri.
Sementara Andri Hansen menjelaskan, korban yang merupakan Desa Sikakak, Kecamatan Cirenti, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), diserang buaya, diserang buaya saat mandi dipinggir Sungai Batang Kuantan. "Korban ini selamat namun mendapatkan serangan buaya di lengan bagian kanannya," kata Andri Hansen.
Menurut cerita korban, gigitan buaya terlepas karena Ahmad refleks memberikan perlawanan. Kemudian, naik ke darat pulang ke rumahnya mengecek luka di lengannya.
Giliran Petani di Kuansing Diserang, Petugas Minta Jangan Anarkis pada Buaya karena Dilindungi UU
Diskusi pembaca untuk berita ini