Padang, elaeis.co - Berbeda dengan harga penetapan Dinas Perkebunan untuk petani plasma/mitra yang harga tertinggi se-nusantara, harga kelapa sawit petani swadaya di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pekan ini justru anjlok. Harganya hanya berkisar Rp1.800/kg.

Jika dibandingkan harga plasma, harga untuk hasil kebun petani swadaya tentu sangat jauh selisihnya. Dimana harga plasma sepekan mendatang bertengger diangka Rp2.577,75/kg.

Perbedaan harga ini, kata Ketua DPW Apkasindo Sumbar, Jufri Nur, lantaran harga hasil lelang CPO pekan ini merosot. Imbasnya harga kelapa sawit petani swadaya ikut terjun bebas.

"Kalau harga petani swadaya berpatokan dengan harga CPO terkini. Sementara penetapan masih berpatokan dengan harga CPO pekan lalu," ujar Jufri kepada elaeis.co, Rabu (13/9) sore kemarin.

Terakhir, yakni pertanggal 13 September 2023 kemarin, harga CPO hanya berkisar Rp10.625/kg. Kondisi ini yang membuat harga antara petani plasma dan swadaya jauh berbeda.

"Harga CPO cenderung turun kemarin," bebernya.

Perbedaan harga inilah yang membuat Apkasindo terus mendukung agar petani swadaya mau berkelompok, berkembang dan bermitra dengan perusahaan. Agar dapat menikmati harga yang ditetapkan oleh pemerintah.