Tanjung Selor, elaeis.co - Setelah anjlok Rp 209,73 di Januari lalu, bulan ini harga tandan buah segar (TBS) di Provinsi Kalimantan Utara (kaltara) turun lagi.
Berdasarkan rapat tim penetapan harga TBS petani bermitra Kaltara baru-baru ini, harga TBS umur 10 tahun ke atas ditetapkan sebesar Rp 2.256,85/kg. Pada periode Januari 2023 harga TBS untuk umur yang sama Rp 2.319,15/kg sehingga terjadi penurunan Rp 62,30 pada bulan ini.
Desember 2022 lalu, harga TBS sempat menyentuh Rp 2.528,88/kg. Penurunan harga TBS disebabkan turunnya harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO).
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kaltara, Ir Heri Rudiyono mengatakan, harga TBS tersebut merupakan kesepakatan bersama antara perwakilan pemerintah provinsi, dinas yang menangani kelapa sawit di setiap kabupaten, dan perwakilan Pabrik Kelapa Sawit (PKS).
"Penetapan harga TBS dilakukan berpedoman pada Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 01/PERMENTAN/KB.120/1/2018 tentang Pedoman Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun," jelasnya melalui keterangan resminya.
"Penetapan harga bertujuan memberikan perlindungan kepada pekebun dalam memperoleh harga wajar TBS dan membatasi persaingan usaha yang tidak sehat," tambahnya.
Sebelum menetapkan harga TBS kelapa sawit, tim teelebih dahulu melakukan pembahasan indeks “K” berdasarkan invoice yang dilaporkan pihak PKS.
“Harga yang ditetapkan ini menjadi dasar harga pasar yang berlaku selama satu bulan di seluruh kabupaten/kota di Kaltara,” tukasnya.
Dari hasil perhitungan didapatkan indeks “K” 84,13 persen. "Lalu ditetapkan harga TBS terendah yaitu umur 3 tahun sebesar Rp 2.034,25/kg. Sedangkan harga tertinggi adalah umur 10 tahun ke atas sebesar Rp 2.256,85/kg," sebutnya.
Tim juga menetapkan harga rata-rata CPO Februari Rp 11.401,50 dan harga Kernel Rp 4.802,97. Sementara Januari lalu tercatat harga CPO Rp 11.603,75 dan harga Kernel Rp 4.868,60.
Harga Resmi TBS Sawit Kaltara Turun Lagi
Diskusi pembaca untuk berita ini