Bengkulu, elaeis.co - Membaiknya harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Bengkulu membuat permintaan kendaraan roda 4 meningkat. Bahkan pada Desember 2022 ini, permintaan mobil di Bengkulu telah tumbuh mencapai 40 persen dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

Pimpinan Cabang PT Lautan Berlian Utama Motor Bengkulu, Darsiwan Hon mengatakan, kenaikan harga kelapa sawit hingga Rp 2.300 per kilogram di tingkat pabrik telah membuat pasar otomotif di Bengkulu makin bergairah.

"Banyak masyarakat yang telah melakukan pemesanan kendaran pada Desember 2022 ini," kata Darsiwan, kemarin.

Menurut Darsiwan, kondisi saat ini berbeda dengan  bulan Mei, Juni, dan Juli 2022 lalu saat harga kelapa sawit anjlok hingga Rp 800 per kilogram. Penurunan harga TBS kelapa sawit tersebut secara langsung telah berdampak pada penjualan kendaran roda 4 di dealer miliknya.

"Dulu pas kelapa sawit anjlok, permintaan kendaraan roda 4 jauh berkurang," sebutnya.

"Bahkan pada bulan-bulan tersebut pernah tidak ada satupun pembelian yang dilakukan oleh masyarakat di Bengkulu. Ada juga yang melakukan pembatalan pesanan kendaran akibat harga TBS kelapa sawit anjlok," imbuhnya.

Dia bersyukur saat ini pembelian kendaraan roda 4 dari masyarakat sudah meningkat pesat. Hal ini mengindikasikan ekonomi masyarakat di Bengkulu sudah pulih.

"Kita melihat ekonomi masyarakat di Bengkulu sudah makin membaik, terlihat dari banyaknya pemesanan dan pembelian kendaraan," tutupnya.