Ia juga mengatakan, perlu hadirnya tenaga penyuluh lapangan untuk langsung berdampingan bersama petani kelapa sawit. "Fenomena inilah yang harusnya menjadi evaluasi bagi pihak Kementan Dirjenbun, Kemenkeu serta BPDPKS dan KOMRAH sebagai skala prioritas program kerjanya yang secara realistis petani sawit swadaya se-Indonesia hanya bisa bertepuk sebelah tangan saja dari tahun ke tahun," jelasnya
"Tahun 2024 negara Indonesia membutuhkan suatu pembuktian yaitu adanya terapan prinsip kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas sebagai contoh konkret serta sesuai dengan branding employee ASN, yaitu bangga melayani bangsa bukan justeru bangga mempersulit bangsa. Intinya siapapun presiden dan wakil presiden terpilih harus segera merespon mempersiapkan adanya Departemen Perkebunan sebagai solusi menyelamatkan sawit swadaya dari Sabang-Merauke," imbuhnya
Indonesia Sudah Layak Punya Kementerian Perkebunan
Diskusi pembaca untuk berita ini