Dalam bidang pendidikan, mereka memberikan beasiswa, pelatihan guru, honor guru, dan training komite. Untuk kesehatan, PT KTU memberikan bantuan PMT dan sarana prasarana untuk Posyandu.
Di bidang lingkungan, mereka terlibat dalam pembinaan bank sampah, kampanye pengurangan plastik, penghijauan, dan pembinaan sekolah adiwiyata.
Dalam aspek ekonomi, perusahaan membina kelompok tani di beberapa desa, termasuk Kelompok Tani Pemuda Tani Bersatu dan Kelompok Tani Duo Rimbo.
"Perusahaan hadir tidak hanya membina kelompok tani, tetapi juga aktif dalam kegiatan seperti pembinaan Bank Sampah, kampanye pengurangan plastik, dan penghijauan," ujar Eri.
Arfie Thahar, Kepala Divisi Program Pelayanan BPDPKS, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian penting dari pembekalan peserta sebelum memulai penelitian.
"Peserta lomba riset diajak untuk mengunjungi kebun dan pabrik agar dapat memahami industri sawit secara langsung," ujar Arfie.
Dalam kunjungan ini, mahasiswa mendapatkan pemahaman mendalam tentang seluruh proses bisnis di kebun dan pabrik PT KTU. Dengan melibatkan diri secara langsung, mereka dapat menyaksikan setiap tahap produksi mulai dari perkebunan hingga pengolahan di pabrik.
PT KTU Pamerkan Dampak Positif Kebun Sawit ke Mahasiswa Riset
Diskusi pembaca untuk berita ini