Trader dan Investor Punya Strategi Berbeda

Venus mengatakan karakter investor juga memengaruhi pergerakan harga saham. Trader biasanya lebih fokus memanfaatkan momentum dan sentimen jangka pendek untuk memperoleh keuntungan.

Sementara investor dengan orientasi jangka menengah dan panjang cenderung memperhatikan fundamental perusahaan, tata kelola, kinerja keuangan, serta prospek bisnis.

Karena itu, masyarakat yang memiliki saham perusahaan sawit diminta tidak langsung panik hanya karena adanya karhutla maupun kenaikan harga saham.

“Jangan panik, tetapi tetap diwaspadai apakah dampak tersebut berhubungan langsung dengan perusahaan atau saham yang dimiliki masyarakat,” ujarnya.

Pada akhirnya, penguatan saham sawit di tengah karhutla tidak bisa dilepaskan dari interaksi berbagai faktor. Harga CPO, prospek B50, kondisi fundamental emiten, sebaran perkebunan, sentimen pasar global dan ekspektasi investor menjadi sejumlah pemicu yang perlu dicermati.

Artinya, karhutla bukan satu-satunya jawaban di balik penguatan saham sawit. Investor tetap perlu melihat kondisi perusahaan secara menyeluruh sebelum mengambil keputusan investasi.