Namun, sambungnya, untuk mengeluarkan dana itu perusahaan menunggu masyarakat tiga desa terlebih dulu membentuk sebiah forum yang jelas untuk mengalokasikan dana.

"Perusahaan mengeluarkan dana alokasi usaha produktif senilai 20 persen dari nilai optimum produksi kebun sawit untuk didirikan usaha yang berlangsung lama," ungkapnya.

"Dana usaha itu nantinya untuk masyarakat, dan perusahaan juga menunggu forum yang jelas dari desa tersebut untuk menyalurkan dana itu," tegas Andrian Syahrial.