Usia dua dasawarsa jelaslah menunjukkan kematangan serta konsistensi GAPKI dalam mengelola program rutin tahunan yang amat penting bagi para pemangku kepentingan minyak nabati global dan komunitas minyak sawit Indonesia tersebut.
Tak mengherankan, acara yang dibuka secara virtual melalui rekaman video oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto itu pun sangat meriah, diikuti segenap pemangku kepentingan industri sawit, termasuk para ahli berbagai bidang yang relevan, dari dalam dan luar negeri.
Jumlah pesertanya sangat menggembirakan, terus meningkat dari tahun ke tahun. Seperti dikemukakan Ketua Panitia IPOC 2024 Mona Surya, peserta mencapai 1.509 orang dari 24 negara.
“Ini mencetak rekor baru dalam hal jumlah peserta,” ucap Mona, sumringah. Sementara peningkatan nilai sponsor tercatat 16%, melibatkan 37 perusahaan, 113 stan.
Konferensi dua hari ini menawarkan analisis komprehensif tentang pasar minyak nabati dunia, membahas peraturan global dan dampaknya terhadap industri minyak sawit,
Juga membahas kebijakan Indonesia, perspektif pasar dari negara-negara importir, dan dinamika penawaran-permintaan serta prospek harga untuk tahun mendatang.
IPOC 2024; Bersama Menghadapi Ketidakpastian Global
Diskusi pembaca untuk berita ini