Pekanbaru, elaeis.co - Tim SAR Gabungan berhasil menemukan M Gufron, pelajar SMA yang tenggelam di Sungai Mandau, Kabupaten Siak, saat tengah melangsir bibit kelapa sawit menggunakan sampan.
Gufron ditemukan sekitar pukul 23.10 WIB, Selasa (14/3) malam tadi. Dia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan jarak sekitar 2 km dari lokasi tenggelam.
"Korban ditemukan dengan jarak kurang lebih 2 km dari lokasi kejadian selanjutnya dievakuasi dan dibawa kerumah duka," kata Kepala Basarnas Pekanbaru, I Nyoman Sidakarya, Rabu (15/3).
Sebelumnya Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran sejauh 2 km ke arah hilir sungai dan melakukan manuver atau membuat gelombang untuk membuat korban timbul di daerah yang di curigai. Selain itu juga dilakukan pencarian via darat sejauh 1 km dan menggunakan alat deteksi Aqua Eye.
"Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan ditutup dan unsur yang terlibat dalam pencarian kembali ke kesatuan masing-masing," tambahnya.
Korban diketahui tenggelam pada Minggu (12/3/2023) siang. Sebelumnya korban bersama ayahnya bernama Toto diketahui sedang melangsir bibit kelapa sawit dari kebunnya ke kebun orang lain, karena bibir tersebut sudah dibeli.
"Trip pertama sudah berhasil diantar. Dan ini merupakan trip yang kedua, namun ditengah perjalanan sampan yang dinaiki oleng dan tenggelam," kata dia.
Karena sampan oleng dan terbalik, korban dan ayahnya pun jatuh ke dalam sungai. Sang ayah, Toto berhasil menyelamatkan diri namun nahas anaknya, Gufron tenggelam.
"Toto mengaku sempat berusaha menyelamatkan anaknya, namun gagal dan akhir korban tenggelam dan hilang," pungkasnya.
Anak Petani Sawit yang Tenggelam di Sungai Mandau Ditemukan Tewas
Diskusi pembaca untuk berita ini