Rengat, elaeis.co - Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau, terus berupaya mendorong keikutsertaan pekebun dalam program peremajaan sawit rakyat (PSR). Salah satunya dengan meningkatkan sosialisasi di kalangan pekebun/petani sawit.
Terkait dengan hal ini, Distankan Inhu mengundang asosiasi dan kelembagaan petani kelapa sawit plasma maupun swadaya dari 14 kecamatan mengikuti Sosialisasi Peremajaan Kelapa Sawit Pekebun yang akan dilaksanakan di Pematang Reba, 2 Juli 2024 mendatang.
Dalam undangan disebutkan bahwa sosialisasi bertujuan untuk percepatan dan pemerataan pelaksanaan program yang didanai oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) itu.
Kepala Bidang Perkebunan Distankan Inhu, Faisal Illahi, mengatakan, dalam pertemuan nanti pengurus kelembagaan akan mendapat penjelasan panjang lebar terkait pendanaan PSR.
"Kegiatan ini sangat penting sebagai upaya pemerintah memberikan dukungan bagi pekebun kelapa sawit di Inhu," terangnya kepada elaeis.co, Minggu (30/6).
Dia berharap kepada masing-masing pengurus kelembagaan pekebun yang diundang seyogyanya dapat hadir. Pasalnya unsur pemerintah yang bakal datang diantaranya instruktur dari Dinas Perkebunan Provinsi Riau, BPKH wilayah XIX, dan BPN Inhu.
"Selain menambah wawasan, dalam pertemuan nanti petani juga dapat menyampaikan keluh kesah apa saja yang kerap terbentur saat menjemput program yang didanai BPDPKS," pungkasnya.
Belasan Lembaga Pekebun Sawit Mau Dikumpulkan Pemkab Inhu, ini yang akan Dibahas
Diskusi pembaca untuk berita ini