Mirip Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN)

Kasus penggerusan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) saat ini tengah diusut oleh aparat penegak hukum.

Pasalnya, hutan di TNTN tersisa sekitar 15% dari luas lebih 81.000 hektar. Hutan TNTN digunduli menjadi kebun sawit. 

Upaya penyelamatan dengan menyegel kebun sawit pun dilakukan pemerintah lewat Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan atau Satgas PKH

Setidaknya ratusan hektar kebun sawit di sana sudah dikembalikan ke negara. Upaya pemulihan hutan pun terus dilakukan. 

Dalam penegakan hukum, Satgas PKH terus memburu oknum-oknum yang memiliki lahan ratusan hingga ribuan hektar di TNTN. Bahkan, tidak hanya pemilik lahan, penampung TBS sawit dari kawasan itu juga diperiksa.

Jawaban PT TKWL 

Humas PT TKWL, Dani, tidak menampik bahwa ada kebun kelapa sawit membentang di DAM II. Namun Ia mempertanyakan kebun yang berada di sana. 

"DAM II masuk wilayah Desa Buantan Besar, Tuah Indrapura dan Muara," ujar Dani dikonfirmasi, kemarin. 

Anehnya, kendati Dani mengaku bahwa di DAM II ada kebun kelapa sawit. Namun membantah PT TKWL membeli hasil TBS sawit dari sana. 

"Kebun di DAM II ini milik siapa? Masyarakat kah atau perusahaan? Aku tidak bilang kalau kami menampung TBS sawit dari DAM II. Soal ini, akan saya sampaikan ke dapertemen pembelian TBS," ujarnya 

"Kalau bisa kirimkan bukti pembelian TBS sawit dari DAM II dan dokumen serta peta kawasan lahan di sana," tambahnya. 

Saat kembali ditanya apakah hasil kebun sawit dalam kawasan bisa ditampung perusahaan, sampai saat ini Dani tidak menjawab hingga berita ini diterbitkan.