Landak, elaeis.co – Polres Landak, Kalimantan Barat, terus mendorong peningkatan ketahanan pangan di daerah tersebut. Salah satunya dengan melakukan budidaya jagung dengan pola tumpang sari di perkebunan kelapa sawit yang sedang dalam tahap peremajaan.

Kapolres Landak, AKBP Devi Ariantari, melalui Kasat Samapta AKP Teguh Supriadi, menjelaskan bahwa kegiatan Unit Kegiatan Lapangan (UKL) Polres Landak dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat sekitar. Mereka melakukan penanaman jagung dengan sistim tumpang sari di lahan PTPN IV yang sedang proses penanaman bibit sawit baru dengan cara menanam jagung di antara tanaman sawit.

“Melalui demplot pertanian ini, kita berupaya menjadikan lahan yang ada lebih produktif serta memberikan contoh positif kepada masyarakat tentang pentingnya ketahanan pangan,” ujar Teguh dalam rilis Humas Polres Landak dikutip Ahad (31/8).

Dia menambahkan bahwa kegiatan itu sekaligus menjadi sarana menjaga kekompakan dan kedisiplinan anggota dalam bekerja bersama di lapangan.

“Kami berharap kegiatan ini terus berkesinambungan. Selain mendukung program ketahanan pangan nasional, juga menjadi wadah kebersamaan personel Polres Landak agar selalu solid, kompak, dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Menurutnya, UKL Polres Landak rutins melakukan kegiatan pemeliharaan lahan di demplot-demplot yang dikerjasamakan dengan perusahaan sawit. Bahkan salah satu lokasi demplot Polres Landak sudah dipanen pada Jumat (22/8) lalu. Kegiatan panen itu dipimpin langsung oleh Teguh bersama sejumlah personel Polres Landak lainnya.

Dalam kegiatan pemeliharaan lahan demplot, tim melakukan penyemprotan insektisida di lahan baru tanam seluas kurang lebih 2 hektare. Kemudian melaksanakan panen jagung sebanyak 2 rai serta rotari tanah di lahan blok atas sekitar 1 hektare. Usai itu, kegiatan berlanjut dengan panen jagung tambahan serta penyemprotan insektisida, sebelum akhirnya hasil panen berupa tongkol jagung dibawa dan disimpan di gudang pipil Polres Landak. 

“Dari hasil panen di lahan 2 rai, tercatat diperoleh sebanyak 18 karung jagung,” tutupnya.