Kampar, elaeis.co - Mendukung target pemerintah dalam memenuhi swasembada pangan, Koperasi Produksi Sawit Makmur (Koppsa-M) tanami lahan seluas 10 hektar dengan tanaman jagung pipil. Lahan tersebut merupakan lahan non produktif yang juga akan kembali dibangun menjadi kebun kelapa sawit.
"Kita sudah garap lahan itu sejak beberapa bulan lalu. Untuk jagungnya saat ini sudah berusia satu bulan," kata Nusirwan selaku Ketua Koppsa-M saat berbincang dengan elaeis.co, Rabu (17/6).
Dalam pengolahannya kata Nusirwan, pihaknya memberdayakan petani anggota koperasi. Hal ini bertujuan juga untuk meningkatkan pengetahuan para anggotanya dalam bertani jagung. Kendati begitu petani tetap didampingi PPL Dinas Perkebunan Kampar.
Jagung pipil ini dibudidayakan Koppsa-M secara mandiri. Artinya bukan bantuan dari pemerintah. Dimana bibit yang ditanam dibeli secara mandiri. Namun penanaman yang dimulai pada Mei lalu justru mendapat apresiasi dari instansi terkait. Dimana penanaman perdana dihadiri langsung oleh Kapolres Kampar.
"Target kita adalah membuat lahan kembali produktif dan memberikan penghasilan lebih untuk petani. Sebab nanti hasil jagung itu akan ditampung oleh Bulog dan hasilnya kembali disalurkan ke petani anggota," paparnya.
Ia bersyukur pihaknya dapat turut berkontribusi dalam program ketahanan pangan yang dicanangkan presiden dengan pemanfaatan lahan non produktif. Diharapkan dari lahan itu mampu menghasilkan maksimal 6-8 ton per hektar.
"InsyaAllah panen raya nanti akan dihadiri Kapolda Riau dan Wamentan RI," tandasnya.
Dukung Swasembada Pangan, 10 Hektar Lahan Koppsa-M Ditanami Jagung Pipil
Diskusi pembaca untuk berita ini