Jambi,elaeis.co - Kepedulian terhadap anak yatim dan kaum duafa kembali ditunjukkan oleh insan PTPN IV PalmCo Regional IV Jambi. Melalui organisasi Istri Karyawan BUMN Indonesia (IKBI), mereka menyalurkan bantuan 50 paket sembako dalam kegiatan bertajuk “Gema Sedekah” di Kebun Kayu Aro, Kabupaten Kerinci.

Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan pada Rabu (8/4/2026) di Aula Kebun Teh Kayu Aro. Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua IKBI PTPN IV PalmCo, Lina Jatmiko, didampingi Ketua IKBI Regional IV Jambi, Yusnidar Khayamuddin.

Sebanyak 50 penerima manfaat yang terdiri dari anak yatim dan kaum duafa berasal dari beberapa desa di Kecamatan Kayu Aro, yang merupakan wilayah operasional Kebun Kayu Aro.

Salah satu penerima bantuan, Rizal, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan.

“Terima kasih, Bu. Semoga ibu selalu sehat dan PTPN semakin maju dan sukses,” ujarnya.

Paket bantuan yang disalurkan berisi kebutuhan pokok seperti beras, susu, telur, gula, minyak goreng, sarden, mi instan, biskuit, teh Kayu Aro, serta amplop berisi sejumlah uang.

Ketua IKBI PTPN IV PalmCo, Lina Jatmiko, mengatakan bahwa kegiatan Gema Sedekah merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan sosial. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa program Gema Sedekah akan terus berlanjut, sekaligus terintegrasi dengan program ketahanan pangan. Salah satunya melalui rencana penebaran dan pemeliharaan sekitar 1.500 bibit ikan nila di kolam Kebun Kayu Aro.

“Besok kita akan menebar bibit ikan nila dan memeliharanya dengan baik. Dalam waktu sekitar tiga bulan, hasil panen akan dibagikan kepada masyarakat. Ini bagian dari upaya kami mendukung program ketahanan pangan nasional,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, IKBI PTPN IV Regional IV Jambi tidak hanya menunjukkan kepedulian sosial, tetapi juga berkontribusi dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat dan ketahanan pangan di daerah.