Lhokseumawe, elaeis.co - Bocah bernama Arfan Arnanda hanyut di saluran pembuangan atau kanal perkebunan sawit di Dusun Bukit Tentram, Gampong Buket Hagu, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Minggu (24/12). Beberapa saat kemudian anak berusia 8 tahun itu ditemukan tewas.
Kasi Humas Polres Aceh Utara, Iptu Bambang mengatakan, korban awalnya sempat hilang saat bermain dengan empat temannya di lokasi tersebut. Korban diduga tidak pandai berenang.
"Teman-teman korban kemudian meminta tolong begitu menyadari Arfan hilang. Saat itu, seorang warga yang sedang memancing di dekat lokasi mendengar teriakan anak-anak terebut dan memberitahukan kepada warga lainnya," jelasnya dalam rilis media dikutip Senin (25/12).
Setelah mendapatkan informasi itu, warga sekitar bersama orang tua korban mendatangi lokasi dan mencari Arfan. "Korban ditemukan sekitar 50 meter dari lokasi kejadian dengan kondisi tidak bernyawa," paparnya.
Selanjutnya jenazah korban dievakuasi ke rumah duka. Pihak keluarga mengikhlaskan kepergian anak tersebut sehingga tidak dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Bambang berharap kejadian tersebut dapat menjadi pengingat bagi semua orang tua akan pentingnya memantau aktivitas anak-anak, terutama yang bermain di sekitar lingkungan air.
"Kami imbau agar orang tua lebih aktif mengawasi anak-anak mereka, terlebih saat ini musim hujan," pungkasnya.
Hanyut di Kanal Sawit Saat Bermain, Bocah 8 Tahun Tewas
Diskusi pembaca untuk berita ini