Aceh, elaeis.co - Harga kelapa sawit yang ditetapkan oleh Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Provinsi Aceh terpantau mengalami kenaikan, bahkan sampai Rp 150-180/kg. Namun kenaikan ini dinilai petani belum sebanding dengan harga hasil tender CPO.
Sekretaris Apkasindo Aceh, Fadhli Ali, mengungkapkan harga kelapa sawit di lapangan kini rata-rata Rp1.800-1.900/kg. Padahal seharusnya, menurut Fadhli, harga tersebut di atas Rp2.000. Sebab harga CPO beberapa pekan belakangan terus mengalami kenaikan hingga dibeli sebesar Rp11.065/kg.
"Ini kan masih timpang. Kalau harga CPO tembus Rp11.065/kg, seharusnya harga TBS kelapa sawit sampai Rp2.200/kg," paparnya, Senin (10/7).
Harga itu, lanjut dia, sudah sesuai asumsi rendemen sebesar 20%. Namun ia menyayangkan belum ada PKS yang membeli sesuai dengan harga CPO tadi.
"Kondisi ini tentu membuat petani kecewa. Sebab selalu menerima harga lebih rendah ketimbang provinsi lain," imbuhnya.
Dari data yang dikumpulkannya, dari 50 PKS yang beroperasi di Aceh hanya 5 PKS yang membeli kelapa sawit dengan harga kisaran Rp1.900/kg. Dimana paling tinggi di wilayah Aceh Singkil yakni sebesar Rp1.950/kg.
"Aceh Timur paling rendah, yakni hanya Rp1.770/kg," tandasnya.
Harga Sawit di Aceh Tak Sebanding dengan Tingginya Harga CPO
Diskusi pembaca untuk berita ini