Pekanbaru, elaeis.co - Nilai Tukar Petani (NTP) Riau turun di awal 2023 ini. Dari catatan Badan Pusat Statistik (BPS), NTP Riau di bulan Januari 2023 tercatat sebesar 151,91 poin. 

Kepala BPS Riau, Misfaruddin, dalam keterangan tertulisnya mengatakan bahwa nilai ini turun sebesar 0,67 persen dibandingkan NTP Desember 2022 yakni sebesar 152,94. 

"Penurunan NTP ini disebabkan oleh naiknya indeks harga yang dibayar petani sebesar 0,46 persen, sedangkan indeks harga yang diterima petani yaitu turun sebesar 0,22 persen," ujarnya. 

Dia menjelaskan, turunnya NTP petani Riau ini tidak terlepas dari turunnya harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang terjadi di awal tahun 2023. Yang mana, sebagian besar masyarakat Riau, memang merupakan petani dan pekerja di perkebunan sawit. 

Hal ini terlihat dari NTP pada subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat (NTPR) yang tercatat turun di Januari 2023. NTPR Januari 2023 tercatat sebesar 163,76, turun 0,73 persen dibandingkan Desember 2022, yakni 164,96.

Hal ini disebabkan oleh kenaikan indeks harga yang dibayar petani sebesar 0,45 persen dan penurunan indeks harga yang diterima petani yaitu turun sebesar 0,28 persen.

"Kenaikan indeks harga yang dibayar petani disebabkan oleh naiknya indeks konsumsi rumah tangga sebesar 0,63 persen, khususnya cabai merah, beras, bensin dan lainnya. Penurunan indeks harga yang diterima petani disebabkan oleh turunnya indeks harga kelompok tanaman perkebunan rakyat sebesar 0,28 persen, khususnya kelapa sawit dan pinang," jelasnya.