Sibuhuan, elaeis.co - Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit produksi petani swadaya di Desa Pir Trans Sosa IV, Kecamatan Huta Raja Tinggi, Kabupaten Padang Lawas (palas), Provinsi Sumatra Utara (Sumut), merangkak naik.

"Meski masih jauh dari kata normal, harga TBS per kilogramnya sudah lumayan membaik," kata Uddin, petani swadaya, kepada elaeis.co, Senin (30/5) siang.

Diceritakannya, saat harga TBS mengalami penurunan secara drastis pada bulan April lalu, ia dan petani lain di daerah itu sangat cemas karena mengalami kerugian besar. 

"Sejak pertengahan tahun 2021 lalu harga TBS naik terus, bukan main gembiranya petani Palas. Tiba-tiba harga anjlok, turunnya tak main-main, sekali turun pernah Rp 800 dan esok nya turun lagi," ungkapnya.

"Tapi alhamdulillah saat ini harga sudah mulai membaik meski baru Rp 2.340/kg. Ke depan harapannya PKS tidak bermain harga," harapnya.

Pemilik peron sawit Makmur Sigala-gala Sibuhuan, Ade Rahman, mengatakan, saat ini TBS petani rata-rata dibeli Rp 2.010/kg. 

"Harga tersebut disesuaikan dengan harga jual TBS kelapa sawit di pabrik Rp 2.540/kg. Harga itu sudah berlaku seminggu belakangan ini. Sebelumnya, harga jual TBS sawit ke pabrik masih di angka Rp 1.900/kg sampai Rp 2.120/kg," sebutnya.