Pekanbaru, elaeis.co - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Indonesia saat ini terus mengalami kenaikan. Ini mengikuti harga minyak sawit mentah (CPO) dunia yang terus menanjak.

Dari catatan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO), harga TBS yang ditetapkan oleh dinas perkebunan di 22 provinsi penghasil sawit pada periode 13 - 18 Maret 2023, sebagian tercatat masih mengalami kenaikan.

Tercatat, harga TBS yang ditetapkan oleh Dinas Perkebunan Provinsi Riau menjadi yang tertinggi, yakni mencapai Rp 2.947/kg.

Kemudian diikuti oleh Sumatera Barat dengan harga Rp 2.936/kg, Sumatera Utara Rp 2.861/kg dan Jambi Rp 2.793/kg.

Sedangkan yang terendah adalah Sulawesi Tenggara, yakni Rp 2.000. Ini menjadi yang terendah karena Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Tenggara tidak melakukan penetapan harga TBS minggu ini, sehingga diambil dari rata-rata harga di pabrik kelapa sawit (PKS).

Berikut daftar harga TBS penetapan disbun di 22 provinsi penghasil sawit periode 6 - 11 Maret 2023;

Riau Rp 2.947
Sumatera Barat Rp 2.936
Sumatera Utara Rp 2.861
Jambi Rp 2.793
Kalimantan Barat Rp 2.675
Aceh Rp 2.600
Sumatera Selatan Rp 2.589
Kalimantan Tengah Rp 2.547
Kalimantan Selatan Rp 2.469
Kalimantan Timur Rp 2.458
Bengkulu Rp 2.453
Lampung 2.362
Bangka Belitung Rp 2.328
Sulawesi Barat Rp 2.272
Kalimantan Utara Rp 2.256
Sulawesi Tengah Rp 2.181
Sulawesi Selatan Rp 2.150
Banten Rp 2.150
Papua Rp 2.164
Papua Barat Rp 2.137
Gorontalo Rp 2.100
Sulawesi Tenggara Rp 2.000

Kemudian untuk harga TBS petani swadaya di PKS (Pabrik Kelapa Sawit) periode 13 - 18 Maret 2023 rata-rata Rp 2.221/kg dan harga TBS petani bermitra Rp 2.374/kg.