Pekanbaru, elaeis.co - Tren penurunan harga tandan buah segar (TBS) sawit di Provinsi Riau berlanjut. Berdasarkan hasil rapat penetapan di Dinas Perkebunan (disbun) Riau, harga TBS sawit produksi petani plasma periode 5-11 Februari 2025 turun menjadi Rp 3.405,88/kg.

Kabid Pengolahan dan Pemasaran Disbun Riau, Defris Hatmaja menjelaskan, penurunan harga tertinggi terjadi di kelompok umur 9 tahun, yakni sebesar Rp 59,59 atau mencapai 1,72% dari harga periode lalu.

"Harga penjualan minyak sawit mentah atau CPO pekan ini turun sebesar Rp 291,43 sedangkan kernel atau inti sawit naik sebesar Rp 22,89 dari periode lalu," bebernya kepada elaeis.co, Selasa (4/2).

Menurutnya, ada beberapa perusahaan yang tidak melakukan penjualan pekan lalu. Berdasarkan Permentan nomor 01 tahun 2018 pasal 8, maka harga CPO dan kernel yang digunakan adalah harga rata-rata tim. "Apabila terkena validasi 2 maka digunakan harga rata-rata KPBN," sebutnya.

Harga rata-rata CPO KPBN periode ini adalah Rp 13.819,50/kg sementara harga kernel KPBN periode ini adalah Rp 11.021,00/kg.

Tim juga menetapkan harga cangkang satu bulan ke depan sebesar Rp 22,55/kg dan indeks K 93,22%.

Berikut harga TBS sawit produksi petani plasma di Riau periode 5-11 Februari 2025:
         
Umur 3 tahun Rp 2.621,52
Umur 4 tahun Rp 2.975,45
Umur 5 tahun Rp 3.154,54
Umur 6 tahun Rp 3.292,42
Umur 7 tahun Rp 3.362,74
Umur 8 tahun Rp 3.402,48
Umur 9 tahun Rp 3.405,88
Umur 10-20 tahun Rp 3.387,23
Umur 21 tahun Rp 3.333,46
Umur 22 tahun Rp 3.281,76
Umur 23 tahun Rp 3.226,71
Umur 24 tahun Rp 3.166,29
Umur 25 tahun Rp 3.098,44

Indeks K : 93,22
BOTL : 1,38    
Harga CPO Rp 13.732,44
Harga Kernel Rp  11.100,00
Harga Cangkang Rp 22,55