Medan, Elaeis.co - Para petani sawit swadaya di Sumatera Utara (sumut) sempat bergembira ketika harga tandan buah segar (TBS) tembus ke level Rp 3.000/kg pada awal November lalu. Namun di paruh kedua bulan Desember, suasana berubah karena harga TBS bergerak turun.
"Pekan lalu harga TBS swadaya di 8 daerah dari 15 kabupaten sentra perkebunan sawit di Sumut berada di level Rp 3.000-an, kini tinggal satu kabupaten yang harga TBS-nya masih di level harga tersebut," kata Wakil Sekretaris DPW Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Sumut, Sopyan Daulay, kepada Elaeis.co, Rabu (15/12/2021).
Kabupaten dengan harga TBS di atas Rp 3.000/kg itu adalah Padang Lawas atau Palas. "Dari 15 daerah sentra sawit itu, harga TBS turun di 15 kabupaten. Hanya di Batubara harga pekan ini bertahan seperti periode sebelumnya," jelasnya.
Berikut daftar harga TBS (dalam satuan /kg) produksi petani swadaya di 15 kabupaten sentra sawit di Sumut:
Langkat Rp 2.850 (sebelumnya Rp 3.000)
Deli Serdang Rp 2.900 (sebelumnya Rp 2.910)
Serdang Bedagai Rp 2.920 (sebelumnya Rp 3.030)
Simalungun Rp 2.860 (sebelumnya Rp 3.000)
Batubara Rp 2.800 (sebelumnya Rp 2.800)
Asahan Rp 2.850 (sebelumnya Rp 2.930)
Labura Rp 2.850 (sebelumnya Rp 2.930)
Labuhanbatu Rp 2.900 (sebelumnya Rp 3.015)
Labusel Rp 2.920 (sebelumnya Rp 3.030)
Paluta Rp 2.980 (sebelumnya Rp 3.015)
Palas Rp 3.100 (sebelumnya Rp 3.135)
Tapsel Rp 2.880 (sebelumnya Rp 2.900)
Tapteng Rp 2.800 (sebelumnya Rp 2.925)
Madina Rp 2.950 (sebelumnya Rp 3.300)
Pakpak Bharat Rp 2.870 (sebelumnya Rp 2.900)
Harga TBS Swadaya Mulai Bergeser dari Level Rp 3.000Kg
Diskusi pembaca untuk berita ini