Muara Bulian, elaeis.co –  Gubernur Jambi, Al Haris mengungkapkan bahwa produksi padi di Provinsi Jambi hingga saat ini masih belum mampu mencapai target swasembada pangan.

Ia  menegaskan bahwa berbagai langkah percepatan harus segera dilakukan untuk mengejar ketertinggalan tersebut.

Hal itu disampaikannya saat mendampingi Wakil Menteri Pertanian RI, Dr. H. Sudaryono, B.Eng., M.M., M.B.A., dalam kegiatan Tanam Padi Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, Selasa (21/4).

“Produksi padi kita saat ini baru mencapai sekitar 71 persen dari kebutuhan. Artinya, kita masih kekurangan hampir 29 persen untuk bisa swasembada. Ini yang harus kita kejar bersama,” tegas Al Haris kepada elaeis.co

Menurutnya, salah satu langkah strategis yang terus didorong adalah percepatan realisasi Program Cetak Sawah Rakyat, yang menjadi bagian dari upaya meningkatkan luas tanam dan produksi padi di Jambi.

Pada tahun 2025, program tersebut telah direalisasikan seluas 1.469,51 hektare. Sementara pada tahun 2026, direncanakan penambahan cetak sawah seluas 1.009,32 hektare yang tersebar di sejumlah kabupaten, seperti Bungo, Tebo, Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, Kerinci, dan Batang Hari.

Gubernur Al Haris menegaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta para petani.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Semua harus bergerak bersama agar produksi meningkat dan target swasembada bisa tercapai,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya memanfaatkan momentum musim tanam, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono, turut menekankan pentingnya percepatan tanam di musim hujan sebagai strategi menghadapi potensi El Nino.

“Tanam sekarang, mumpung masih ada air. Ini momentum penting. Kalau kita cepat tanam, maka panen juga akan lebih cepat,” ujarnya.

Ia juga meminta seluruh pemerintah daerah dan pemangku kepentingan untuk mengoptimalkan seluruh lahan yang tersedia, baik sawah baru maupun lahan yang belum dimanfaatkan.

Dengan berbagai upaya tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi berharap produksi padi dapat terus meningkat sehingga target swasembada pangan dapat segera terwujud, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.