Tenggarong, elaeis.co - 4 personel Polsek Muara Kaman diturunkan membantu proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan perbatasan antara areal perkebunan kelapa sawit PT Agrojaya Tirta Kencana (PT ATK) dengan Desa Tunjungan, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur.

Polsek Muara Kaman menerima laporan kebakaran dari pihak perusahaan. Dari pantauan melalui aplikasi Lembuswana, lokasi karhutla berada di luar HGU atau di luar tanggul di samping Blok B Area PT ATK 3, di Blok 22 sampai dengan Blok 29, dan di Blok 30/31.

“Spot-spot lahan yang terbakar berupa rawa gambut dalam kosong. Adapun area atau lahan yang terbakar diperkirakan seluas 3 hektare,” kata Kapolsek Muara Kaman, Iptu Larto dalam rilis Humas Polres Kukar dikutip Rabu (6/3).

Dia menjelaskan, manajemen PT ATK awalnya menerima laporan dari salah satu karyawan jika terjadi kebakaran di lahan mereka. Selanjutnya petugas Fire Rescue PT ATK dan tim Manggala Agni mendatangi TKP dan langsung melakukan upaya pemadaman dan penyekatan agar api tidak meluas dan masuk ke dalam HGU. Upaya itu dilakukan dengan cara menyemprot ke areal yang terbakar menggunakan 6 unit mesin alkon milik PT ATK.

"Penyebab kebakaran, indikasi awal karena pengaruh iklim cuaca yang sangat panas dan tidak adanya hujan turun. Sehingga mengakibatkan terjadinya kebakaran. Di lokasi tidak ditemukan tanda-tanda aktifitas masyarakat atau nelayan," ungkapnya.

Tim pemadam gabungan yang turun melakukan pemadaman mencapai 80 orang. Diantaranya dari Polsek Muara Kaman, Tim Rescue PT ATK, BPBD Kukar dan Tim Manggala Agni.

"Pemadaman dengan menggunakan 6 unit alkon milik PT ATK, 2 unit ekskavator milik PT ATK, 1 unit jonder milik PT ATK, 1 unit Panser milik PT ATK dan 2 unit mobil patroli milik PT SKL dan PT AEK," paparnya.