Bengkulu, elaeis.co - Bupati Bengkulu Utara, Mi'an, mengumumkan kesiapannya memberikan bantuan berupa benih padi kepada petani sawit di wilayahnya.
Menurutnya, bantuan tersebut diberikan dengan syarat benih padi ditanam di sawah. Hal ini menjadi langkah strategis untuk mendukung diversifikasi pertanian di daerah tersebut.
Bupati Mi'an menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan sebanyak 25 ton benih padi untuk didistribusikan kepada petani.
Namun, ada catatan penting yang harus diperhatikan oleh para petani, khususnya petani sawit, yakni harus berkomitmen menanam padi.
"Benih itu bisa diklaim asalkan petani sawit bersedia berkomitmen menanam padi di sawah," ungkap Mi'an, Sabtu (9/12).
Bupati juga menyoroti pentingnya komitmen dalam program ini. Sebab komitmen petani sawit sangat diperlukan agar program ini berhasil.
Dengan demikian, upaya pemerintah dalam mengembangkan sektor pertanian dapat berjalan efektif sesuai tujuan yang diinginkan.
"Komitmen petani sawit sangat diperlukan agar program ini berhasil. Jika petani tidak memiliki keseriusan untuk menanam padi, lebih baik mereka tidak mengajukan bantuan benih padi," tegas Mi'an.
Mi'an berharap bantuan ini dapat menjadi dorongan bagi petani sawit untuk terlibat aktif dalam pertanian padi. Tetapi juga mendorong mereka melakukan diversifikasi tanaman.
"Dengan diversifikasi ini, kita tidak hanya mengandalkan satu jenis tanaman saja. Sehingga, ketahanan pangan di wilayah ini dapat lebih meningkat," tambahnya.
Para petani sawit di Bengkulu Utara menyambut baik inisiatif dari Bupati. Salah seorang petani, Poniman (46) menyatakan, siap menerima bantuan padi dari pemerintah kabupaten Bengkulu Utara kalau memang diberikan bantuan benih padi gratis.
"Kami siap menerima bantuan benih padi ini. Ini peluang baik untuk mencoba hal baru dan mendukung ketahanan pangan daerah," pungkasnya.
Pemkab Bengkulu Utara Siap Membantu dengan Benih Padi, Petani Sawit Menyambut Positif
Diskusi pembaca untuk berita ini