Pekanbaru, elaeis.co - Direktorat Jenderal Perkebunan dengan dukungan pendanaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) telah mengumumkan penerima beasiswa SDM Kelapa Sawit 2023.
Yang mana ada 2.000 orang yang didominasi dari anak-anak petani kelapa sawit yang menerima beasiswa tersebut. Jumlah ini memang lebih banyak dibandingkan tahun 2022 yang hanya 1.000 orang.
Khusus di Provinsi Riau, sebagai daerah penghasil sawit terbesar di Indonesia, jumlah anak yang lulus beasiswa tersebut sebanyak 620 orang atau sekitar 30 persen lebih dari kuota yang ada.
Ketua Bidang SDM DPW Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Riau, Teddy Susilo mengatakan, anak-anak yang lulus dan mendapatkan beasiswa tersebut diharapkan bisa bersungguh-sungguh dalam menimba ilmu.
Dengan kesungguhan dalam menimba ilmu di perguruan tinggi itu, nantinya diharapkan anak-anak petani sawit ini bisa menjadi generasi penerus yang lebih tangguh.
"Harapan saya untuk anak-anak yang lulus ini kelak menjadi penerus petani sawit yang tangguh, yang bisa memperjuangkan hak-hak petani, khususnya petani swadaya," ungkap Teddy kepada elaeis.co, Kamis (24/8).
Tak hanya itu, dia juga berharap agar anak-anak petani sawit ini nantinya bisa mengharumkan nama Indonesia dengan sumber daya alamnya yang melimpah, khusus sumber daya di sektor kelapa sawit yang memiliki manfaat luar biasa.
"Selain itu juga bisa mengangkat citra bangsa Indonesia di mata internasional. Apalagi mereka ini dibina dari sawit, dia harus bisa melawan black campaign dari Uni Eropa," harapnya.
Penerima Beasiswa Sawit Diharapkan Jadi Petani Tangguh
Diskusi pembaca untuk berita ini