Bangkalan, elaeis.co – Sebuah perahu bermuatan crude palm oil (CPO) terbakar saat berlayar di Perairan Desa Sembilangan, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Penyelidikan oleh pihak kepolisian berhasil menguak penyebabnya.

"Pemicu kebakaran karena tidak mematikan mesin saat mengisi bahan bakar minyak atau BBM," ungkap Kasatpolairud Polres Bangkalan Iptu Muarib SH dalam rilis Humas Polres Bangkalan dikutip Jumat (13/12).

Dia mengatakan, kejadian bermula saat perahu tersebut berangkat dari Kalianak, Surabaya, menuju Kapal Tongkang Kapuas yang berada di perairan sekitar pelabuhan umum PLTU Gresik.

“Jadi sekitar jam 3 pagi mereka berangkat menggunakan perahu ke kapal tongkang itu untuk melakukan pembersihan sisa minyak kelapa sawit di tongkang itu,” bebernya.

Pembersihan itu dilakukan dengan posisi kapal tongkang berjalan hingga mencapai Perairan Karang Jamuang. Sekitar pukul 09.30 WIB pekerjaan di kapal tersebut rampung dan para pekerja hendak kembali ke Surabaya menggunakan perahu yang dinaiki pada awal berangkat tadi.

“Jadi perahunya itu nempel ke tongkang. Ketika pekerjaan selesai, pekerjanya itu hendak kembali ke Surabaya pakai perahu itu lagi,” lanjut Muarib.

Dalam perjalan pulang, diduga salah satu awak mengisi BBM saat kondisi mesin perahu menyala. “Nelayan di sekitar lokasi melihat kejadian itu dan membantu evakuasi para korban,”tuturnya.

Adapun para awak perahu yakni Misnari asal Pasuruan, Sigit, Agung, Gigin, Diki, Afandi, Angga, Sahrul asal Surabaya, Hendri asal Blora, Supriyadi asal Pekalongan, Solihin, Bambang, Agus dan Surai asal Jember, Awan Kurniawan asal Kendal, Eko asal Jombang serta Dani asal Wonogiri.

Akibat kejadian itu, sebanyak tiga orang mengalami luka bakar ringan. Mereka langsung dievakuasi petugas ke puskesmas setempat untuk mendapatkan pertolongan. “Untuk korban yang terkena luka bakar yakni Misnari, Sigit dan Hendri,” pungkasnya.