Jambi, elaeis.co - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batanghari, Provinsi Jambi, tahun ini akan menyalurkan 60 ribu bibit kelapa sawit berkualitas kepada petani sebagai upaya memperbaiki kualitas serta kuantitas produksi kebun kelapa sawit di wilayah tersebut.

Dermawan Harry Oetomo, Ketua Bid.Hukum dan Advokasi DPW APKASINDO Provinsi Jambi, mengaku mendukung serta mengapresiasi langkah Pemkab Batanghari ini. Sebab selain membantu perbaikan kebun kelapa sawit yang ada, terobosan ini adalah bukti bahwa pemerintah wilayah tersebut peduli terhadap petani kelapa sawit 

"Sangat bagus, jadi kebun yang produksinya rendah bisa diselamatkan yang juga berdampak terhadap pendapatan daerah selain meningkatkan perekonomian petani kelapa sawit itu sendiri," ujarnya, Rabu (1/2).

Kendati begitu, Dermawan menyarankan agar Pemkab Batang Hari teliti saat menyalurkan bantuan bibit tersebut. Ia khawatir jika penyalurannya justru tidak tepat sasaran.

"Jika tepat sasaran maka pelan tapi pasti akan ada perbaikan kualitas dan kuantitas komoditi sawit di Batanghari," imbuhnya.

Seperti disampaikan Dermawan sebelumnya di provinsi Jambi ada sekitar 50% persen dari total lahan kelapa sawit yang ada saat ini berproduksi rendah. Sebab bibit kelapa sawit yang ditanam adalah bibit tidak berkualitas (abal-abal).

Bibit yang disiapkan sendiri terdiri dari beberapa varietas. Seperti simalungun, dumpy, 239 dan yangambi.

"Ini adalah bibit yang pengadaannya sudah sejak 2022 lalu dan akan disalurkan tahun ini," ujar Kabid perkebunan Disbunak Batanghari, Irwan.

Saat ini bibit tersebut telah berusia 10-12 bulan. Untuk diketahui Pemerintah Kabupaten Batanghari telah menggelontorkan dana sebesar Rp641 juta untuk 60 ribu bibit sawit tadi.