Bengkulu, elaeis.co - Perbaikan infrastruktur jalan sangat dibutuhkan di Bengkulu untuk mendukung lancarnya pengiriman TBS dan minyak sawit (CPO). Namun jika disuruh memilih, Asosiasi Petani Kelapa Sawit (APKS) Bengkulu berharap masalah harga TBS (Tandan Buah Segar) kelapa sawit di daerah itu diselesaikan lebih dulu.

Ketua APKS Bengkulu, Edy Masyhuri, mengatakan, harga TBS kelapa sawit harus menjadi perhatian utama karena harga yang tidak stabil berdampak langsung pada pendapatan petani. Fluktuasi harga TBS dapat menyebabkan ketidakpastian ekonomi bagi para petani kelapa sawit di Bengkulu sehingga mereka kesulitan merencanakan usaha secara berkelanjutan. 

"Kami menghadapi tantangan yang serius terkait harga TBS kelapa sawit di Bengkulu. Pemerintah dan pemangku kepentingan terkait harus bekerja sama untuk mencari solusi guna mencapai stabilitas harga yang adil bagi para petani," kata Edy, Senin (24/7).

Menurutnya, masalah harga TBS kelapa sawit bukan hanya menyangkut para petani, tetapi juga mempengaruhi perekonomian daerah secara keseluruhan. Kelapa sawit merupakan komoditas ekspor utama Bengkulu, dan fluktuasi harga TBS dapat berdampak pada pendapatan daerah.

"Kami berharap pemerintah daerah dapat lebih aktif dalam mendukung petani kelapa sawit dan bekerja sama dengan pihak terkait untuk mencari peluang baru dalam memasarkan produk kelapa sawit kita. Selain itu, dibutuhkan langkah-langkah strategis untuk menghadapi fluktuasi harga yang mungkin terjadi di pasar global," ucapnya.

Edy menuturkan, jika masalah harga TBS kelapa sawit tuntas, barulah masalah selanjutnya yang harus diatasi yakni infrastruktur jalan yang memadai. Dengan infrastruktur yang baik, transportasi hasil panen menjadi lebih lancar, sehingga meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya logistik.

"Jalan-jalan menuju kebun-kebun sawit masih perlu perbaikan. Dengan infrastruktur yang memadai, petani dapat lebih mudah mengakses pasar dan pabrik pengolahan kelapa sawit, sehingga diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah dan pendapatan bagi petani," ujarnya.

"Tapi itu tadi, kita butuh jalan, tapi prioritas utama saat ini adalah stabilitas harga TBS kelapa sawit. Karena itu memberikan kepastian bagi para petani dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih berkelanjutan," pungkasnya.