Rengat, elaeis.co - Kalangan petani kelapa sawit di Desa Sungai Aur, Kecamatan Batang Peranap, Indragiri Hulu (Inhu), Riau, sementara waktu mengurungkan niat beraktivitas dalam kebun sawit agar selamat dari amukan gajah liar.
Dimana, setidaknya ada dua ekor gajah diketahui berkeliaran dan sudah mendekati pemukiman penduduk, tepatnya di jalur satu, Dusun Sarange II. Warga sempat mengambil video kehadiran hewan yang dilindungi itu pada Kamis (4/1) pagi.
Dalam video yang disebar ke dalam group petani Sawitku Masa Depanku (Samade) Inhu, seorang warga menyampaikan bahwa gajah tersebut sudah merusak batang pisang tanaman warga yang ditanam pas di belakang rumah.
"Kondisi tidak memungkinkan dengan adanya hewan liar, pekebun yang tinggal di Sarangge Dua mengurung diri di rumah dan tidak ke kebun," ucap Gundra Irawan kepada elaeis.co saat dikonfirmasi.
Dia meminta kepada pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) secepatnya menurunkan tim supaya hewan yang dilindungi itu selamat dari ancaman masyarakat maupun sebaliknya gajah mengamuk melukai warga.
Hal ini bisa saja terjadi, lanjutnya, sebab masyarakat tidak mengetahui betul bagaiman cara yang tepat saat mencoba menggiring kawanan gajah agar kembali ke habitatnya.
Terpisah, Zulkifli, selaku Kepala Resort Kerumutan Selatan Balai Besar KSDA Riau menyampaikan kepada elaeis.co, belum menerima laporan adanya dua ekor gajah yang masuk dalam kebun masyarakat.
Meskipun begitu pihaknya akan menindaklanjuti dan menurunkan personil ke lokasi gajah tersebut berkeliaran.
"Saat ini kami sedang berada di Kecamatan Batang Cenaku, memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk berhati-hati ketika diluar rumah maupun yang sedang beraktivitas adanya seekor harimau," pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, awal 2024 warga heboh dengan kemunculan harimau di Desa Batupapan, Kecamatan Batang Cenaku. Hewan buas ini muncul di perkebunan warga sejak Senin (1/1).
"Benar, beberapa hari lalu ada muncul Harimau Sumatera di areal perkebunan kelapa sawit milik warga," terang warga setempat.
Dari pengamatannya, harimau tersebut diduga berjenis kelamin betina. Dimana, saat terlihat oleh warga, binatang buas tersebut bersama satu ekor anaknya.
Petani Sawit Was-was ke Kebun, Dua Ekor Gajah Berkeliaran
Diskusi pembaca untuk berita ini