Transaksi potensial sementara sebesar USD 2,94 miliar tersebut berasal dari transaksi barang dan jasa senilai USD 2,83 miliar dan investasi sebesar USD 111,5 juta.
Nilai transaksi barang dan jasa tersebut berasal dari transaksi melalui nota kesepahaman (MoU) dengan nilai sebesar USD 1,77 miliar meliputi perdagangan barang sebesar USD 1,77 miliar dan jasa sebesar USD 843,2 ribu; transaksi harian sebesar USD 850,6 juta; serta transaksi yang berasal dari kerja sama penjajakan bisnis (business matching) sebesar USD 200,5 Juta.
Sementara khusus transaksi investasi terdiri atas investasi dari Belanda sebesar USD 100 juta untuk pengiriman catu daya pesisir; dari Korea Selatan sebesar USD 10 juta untuk sektor pertanian dan peternakan; serta dari Belgia sebesar USD 1,5 juta untuk produk furnitur.
Adapun 10 negara terbesar yang melakukan transaksi perdagangan selama TEI ke-37 luring adalah India dengan total transaksi USD 871,1 juta, diikuti Jepang (SD 568,9 juta), Amerika Serikat (USD 197,3 juta), Malaysia (USD 181 juta), Mesir (USD 167,5 juta), Vietnam (USD 121,9 juta), Filipina (USD 120,1 juta), Arab Saudi (USD 112,4 juta), Italia (USD 82,9 juta), serta Tiongkok (USD 75 juta).
Sedangkan 10 produk yang paling diminati TEI ke-37, yakni minyak kelapa sawit dengan total transaksi sebesar USD 577,2 juta atau 20,43 persen, kertas dan produk kertas (USD 380,8 juta atau 13,48 persen), produk pertanian (USD 361 juta atau 12,78 persen), batu bara (USD 340 juta atau 12,03 persen), makanan olahan (USD 277,2 juta atau 9,81 persen), produk kayu (USD 189 juta atau 6,7 persen), produk kimia (USD 147,3 juta atau 5,21 persen), furnitur (USD 137,7 juta atau 4,87 persen), elektronik dan peralatan listrik (USD 74,8 juta atau 2,65 persen), serta rempah-rempah (USD 68,1 juta atau 2,41 persen).
Dari sisi pengunjung, pameran yang diikuti oleh 795 pelaku bisnis ini berhasil mendatangkan 3.226 buyers dari 187 negara. Selain itu, pameran ini juga dihadiri 27.063 pengunjung.
Mendag Zulkifli Hasan menambahkan, penyelenggaraan Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2023 yang digelar bersamaan dengan TEI juga turut menuai hasil. Ajang ini berhasil mencatatkan total transaksi sebesar USD 13,2 juta atau senilai Rp203 miliar.
"Ini bukti bahwa produk muslim fesyen kita diminati oleh pasar internasional," tandas Mendag Zulkifli Hasan.
Produk Sawit Dominasi Trade Expo 2022, Nilainya USD 577,2 Juta
Diskusi pembaca untuk berita ini