Kalbar, elaeis.co - Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di wilayah Kalimantan Barat Kalbar dinilai sudah mulai berjalan. Hal ini sesuai dengan usia tanam kelapa sawit di wilayah tersebut.
Namun, meski sudah berjalan, jumlahnya masih relatif rendah. Seperti di perkebunan inti rakyat (PIR). Banyak petani yang masih sayang untuk mengajukan peremajaan itu.
Ini dampak dari masih tingginya harga kelapa sawit. Sementara produksi kebun juga masih tergolong tinggi walau usia tanam sudah memasuki usia peremajaan.
"Banyak petani yang beralasan seperti itu. Tentu kita juga tidak bisa memaksakan selain memberikan pemahaman," ujar Ketua Aspekpir Kalbar, YS Marjitan kepada elaeis.co, Jumat (24/2).
Situasi lain juga ada status PIR yang sudah berusia tua, namun usia kelapa sawit dalam kebun itu masih muda. Ini juga mempengaruhi pendataan PSR tadi.
"Saya pikir apa yang dilakukan kelompok tani hingga koperasi sudah cukup baik. Sebab secara keseluruhan PSR berjalan dengan baik," katanya.
PSR Perkebunan Inti Rakyat di Kalbar Sudah Sentuh 25 Persen
Diskusi pembaca untuk berita ini