Limapuluh Kota, elaeis.co - Karena memiliki cita rasa yang khas, buah durian yang dihasilkan sejumlah nagari di Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), banyak diminati oleh konsumen dari daerah tetangga, Provinsi Riau.
"Sebagian besar pembeli adalah dari Riau," kata Rudi, seorang pedagang buah durian di Nagari Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, kepada elaeis.co, Minggu (5/2).
Rudi mengaku, buah durian yang ia perdagangkan dijual antara Rp10.000 sampai Rp15.000/buah, tergantung ukuran buahnya. Buah itu dibeli langsung oleh Rudi dari petani, baik dengan mendatangi kebun atau rumah dari pemilik buah durian.
Dikatakan, setiap hari menjual buah durian di sisi ruas jalan negara Sumbar-Riau yangsibuk itu, rata-rata durian yang ia perdagangkan laku terjual.
"Tapi lihat hari-harinya juga," terang Rudi. Kalau pada hari kerja ia menjual buah durian dalam jumlah yang tidak terlalu banyak. Beda dengan hari Minggu dan hari-hari libur lainnya, jumlah buah durian yang ia jual lebih dari biasanya.
Roni, pedagang buah durian lainnya di nagari yang sama, mengaku buah durian yang dihasilkan petani di nagari itu sangat diminati pasar, terutama calon konsumen dari Provinsi Riau.
"Karena cita rasanya khas," ia menerangkan. Dikatakan, karena hampir semua buah durian yang dijual merupakan buah yang matang di pohon, praktis memiliki cita rasa yang tinggi.
"Hampir tidak ada buah durian yang dijual di sini masak lantaran dikarbit," imbuh Roni. "Saya jamin itu," tambahnya.
Punya Cita Rasa Khas, Buah Durian di Kawasan Ini Banyak Diminati Konsumen dari Riau
Diskusi pembaca untuk berita ini