Bengkulu, Elaeis.co - Pemerintah Kabupaten Mukomuko pada tahun ini telah mengalokasikan dana sebesar Rp 30 miliar dari Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit untuk proyek pembangunan infrastruktur jalan.
Bupati Mukomuko, Haji Sapuan menegaskan, DBH kelapa sawit yang diterima oleh Kabupaten Mukomuko akan difokuskan pada pembangunan infrastruktur jalan. Hal itu dilakukan guna meningkatkan aksesibilitas masyarakat.
"Dana sebesar Rp 30 miliar dari anggaran DBH sawit akan kita manfaatkan secara optimal untuk pembangunan infrastruktur," ujar Sapuan, Jumat 29 Maret 2024.
Baca Juga: Harga TBS Kelapa Sawit di Mukomuko Turun, Berbeda dengan Sumbar dan Sumut
Menurut Sapuan, Kabupaten Mukomuko telah dua tahun berturut-turut mendapatkan alokasi DBH sawit. Pada tahun 2023, alokasi DBH sawit untuk daerah ini mencapai Rp 16 miliar, sedangkan pada tahun 2024 ini, jumlahnya meningkat menjadi Rp 14 miliar.
"Kami akan memfokuskan anggaran tersebut untuk pembangunan infrastruktur jalan masyarakat," tutupnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mukomuko, Apriansyah ST MT mengatakan, dana DBH sawit senilai Rp 30 miliar tersebut akan dialokasikan untuk peningkatan kualitas jalan di beberapa titik strategis. Salah satunya adalah ruas jalan di Desa Air Hitam menuju Desa Teluk Bakung, Kecamatan Pondok Suguh.
"Ada beberapa ruas jalan yang akan ditingkatkan menggunakan DBH sawit diantaranya jalan Desa Air Hitam menuju Desa Teluk Bakung, Kecamatan Pondok Suguh," ujar Apriansyah.
Selain itu, Apriansyah menambahkan, peningkatan ruas jalan juga akan dilakukan di jalan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah dari Trans Bandep Desa Pondok Batu menuju Desa Selagan Jaya. Kemudian peningkatan ruas jalan Sultan Takdir Kalifatullah di Kelurahan Banda Ratu, Kecamatan Kota Mukomuko.
"Proyek ini membutuhkan dukungan dari semua pihak, terutama masyarakat di wilayah yang terdampak pembangunan," tambah Apriansyah.
Apriansyah berharap, dengan alokasi dana sebesar Rp 30 miliar dari DBH sawit, pembangunan infrastruktur jalan tersebut dapat meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat Kabupaten Mukomuko secara signifikan. Hal ini juga diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat.
"Semoga peningkatan jalan ini bisa mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat," pungkasnya.
Rp 30 Miliar DBH Sawit di Kabupaten Mukomuko untuk Pembangunan Infrastruktur Jalan
Diskusi pembaca untuk berita ini