Bengkulu, elaeis.co - Petani sawit di Provinsi Bengkulu diminta tidak menanam pohon sawit di bawah jaringan kabel milik PT Telkom Indonesia. Sebab hal itu dikhawatirkan mengganggu sistem jaringan yang telah dibangun.
"Kami mengimbau kepada petani kelapa sawit agar tidak menanam pohon kelapa sawit terlalu dekat dengan jaringan kabel agar jaringan Telkom tetap berjalan lancar. Kalau jaringan terganggu, akan mengganggu layanan telekomunikasi yang menjadi kebutuhan masyarakat saat ini," kata General Manager Telkom Bengkulu, Eko Yulianto, Jumat (17/2).
Menurutnya, sering kali jaringan kabel Telkom terganggu karena pohon kelapa sawit yang ditanam terlalu dekat. Akibatnya, petugas Telkom harus bekerja lebih keras dan biaya perbaikan yang dikeluarkan juga lebih besar.
"Kami tidak ingin jaringan Telkom terganggu karena faktor yang bisa dihindari seperti ini. Maka dari itu, kami mengimbau para petani sawit untuk tidak menanam pohon kelapa sawit terlalu dekat dengan jaringan kabel Telkom," tambahnya.
Eko menambahkan, Telkom juga akan terus berupaya untuk meningkatkan layanan internet di wilayah Bengkulu. Namun, hal ini akan sulit dilakukan jika jaringan kabel Telkom sering mengalami gangguan akibat faktor dari luar.
"Peningkatan layanan internet tentu menjadi salah satu fokus kami di wilayah Bengkulu. Namun, hal tersebut sulit untuk dicapai jika jaringan sering terganggu karena faktor yang seharusnya dapat dihindari," ujarnya.
Eko berharap, para petani kelapa sawit di Bengkulu dapat memperhatikan imbauan ini dan tidak menanam pohon kelapa sawit terlalu dekat dengan jaringan kabel Telkom. Hal ini dilakukan agar jaringan tetap berjalan dengan baik dan masyarakat dapat menikmati layanan telekomunikasi dengan maksimal.
"Kita berharap petani bisa mematuhi imbauan ini karena yang merasakan efeknya adalah masyarakat luas," tutupnya.
Telkom Minta Sawit Jangan Ditanam Terlalu Dekat ke Jaringan Kabel
Diskusi pembaca untuk berita ini