Sekadau, elaeis.co – Kebun sawit milik 109 anggota KUD Sido Makmur di Desa Engkersik, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat (kalbar), akhirnya diremajakan lewat Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang didanai Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

Penanaman perdana kebun tersebut dilakukan oleh Wakil Bupati Sekadau, Subandrio, dan Kepala Dinas Perkebunan Kalbar, Muhammad Munsif.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian Perkebunan dan Perikanan Sekadau, Drs Sandae mengatakan, KUD Sido Makmur sebenarnya adalah peserta Program PSR tahun 2021.

“Tapi tahun lalu belum bisa dilaksanakan tanam perdana karena kendala bibit, makanya baru bisa dilaksanakan tahun ini,” jelasnya melalui keterangan tertulis Pemkab Sekadau beberapa hari lalu.

Diakuinya, selain masalah bibit, sebelumnya memang banyak kendala yang dialami oleh pemerintah daerah saat akan mengurus administrasi PSR.

“Untuk melaksanakan PSR, kelembagaan petani harus sehat dulu. Setelah sehat barulah dilakukan verifikasi layak atau tidak KUD tersebut melakukan PSR,” jelasnya.

“Semoga tanam perdana di KUD Sido Makmur ini menjadi pembuka jalan bagi KUD lainnya di Sekadau untuk mengikuti PSR,” tambahnya.

Subandrio sendiri menegaskan bahwa Pemkab Sekadau akan terus mendukung pelaksanaan PSR. Tahun anggaran 2022 Pemkab Sekadau menganggarkan Rp 1,9 miliar untuk pengadaan bibit kelapa sawit yang akan dibagikan ke petani melalui kelompok tani atau KUD.

“Tahun 2023 Pemkab Sekadau akan menganggarkan dalam APBD sekitar Rp 4 miliar untuk pengadaan bibit kelapa sawit,” ungkapnya.

“Pemda sangat mendukung sekali PSR di Sekadau. Untuk itu saya berpesan, jika terjadi masalah di lapangan, segera lakukan koordinasi dengan pihak terkait agar setiap masalah sekecil apapun harus cepat diselesaikan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua KUD Sido Makmur, Bernadus Mohtar, menjelaskan, kebun yang ditanam perdana tersebut merupakan peserta PSR tahap pertama. “Untuk PSR tahap ke dua akan diikuti 225 anggota KUD dan pada tahap ke tiga nanti 93 petani. Kami mempersiapkan PSR ini sejak lama, dari tahun 2019 dan 2020," bebernya.