Pekanbaru, elaeis.co - Batik berbahan kelapa sawit di Provinsi Riau rencananya akan dilaunching pada awal bulan Mei 2026 mendatang. Beberapa kain batik yang akan dipamerkan merupakan hasil dari gelaran Workshop Praktek dan Produksi Batik Sawit yang diprakarsai oleh Elaeis Media Group (EMG) bersama BPDP.
Rencananya, ada lima kain batik sawit buatan perseta workshop yang akan dipamerkan. Dimana pameran ini digelar oleh Koperasi Mahligai Mayang Riau (MMR) yang akan diselenggarakan pada 9-10 Mei 2026 mendatang.
"Ini bentuk komitmen kita mendukung produk-produk UMKM di Riau. Menariknya, batik sawit adalah inovasi baru di dunia Batik. Ini bisa jadi daya tarik tersendiri," ujar Ketua Koperasi Mahligai Mayang Riau, Sri Mekka saat berbincang bersama elaeis.co, Rabu (22/4).
Tak hanya lima produk, pihaknya juga akan menerima produk batik berbahan sawit yang dibuat oleh para peserta kegiatan workshop EMG yang diserahkan ke pihaknya untuk dipamerkan. Untuk itu Ia mendorong para pengrajin batik untuk ikut berpartisipasi menghasilkan batik sawit yang dapat dipamerkan.
"Kita mengajak, siapa saja terutama peserta workshop yang sudah bisa produksi dan ingin ikut dipamerkan saat launching nanti," paparnya.
Menurutnya, nantinya ini menjadi moment potensial untuk menampilkan produk- produk yang tentu juga bisa menambah nilai jual karya para pengrajin batik di Riau.
Batik sawit sendiri, merupakan produk yang juga belum banyak diketahui masyarakat. Ini justru menjadi peluang usaha, peluang pasar bagi para pelaku UMKM batik sawit.
Selain berbentuk kain, pihaknya juga menerima produk batik sawit yang sudah menjadi pakaian. Nantinya, produk tersebut akan dipamerkan dalam gelaran fashion show yang akan memeriahkan gelaran launching tadi.
"Lima produk dari workshop ini nantinya sebagian akan kita jadikan baju dan sebagainya. Nanti akan kita pamerkan dalam fashion show," sambungnya.
Gelaran ini kata Sri, merupakan upaya untuk membumikan batik berbahan dasar sawit, terutama di wilayah Riau. Sebab Riau memiliki berbagai motif batik yang hadir dari setiap kabupaten yang ada.
"Riau ini memiliki berbagai suku. Bahkan setiap kabupatennya memiliki corak motif tersendiri. Ini menjadi daya tarik yang unik dan tentu dapat bersaing hingga pasar dunia," tegasnya.
Tak hanya sekedar pameran, produk yang disuguhkan juga akan langsung dijajakan di gelaran tersebut. "Jadi nanti kita akan hadirkan stand untuk jual beli. Jadi pengunjung yang tertarik langsung bisa membelinya. Langkah ini guna mempermudah pelaku UMKM menggaet konsumen lewat produk-produk batiknya," tandasnya.
Wau, Hasil Karya Workshop Batik Sawit EMG Akan Meriahkan Launching Batik Sawit Riau Mei Mendatang
Diskusi pembaca untuk berita ini