Jakarta, elaeis.co - Widya Erti Indonesia (WEI), sebagai salah satu mitra Unilever, berkesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan "Smallholders Farm Visit and Program Discussion" di Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara. 

Pada kesempatan itu, Eric Soubeiran, selaku Vuce-president and managing Director Cimate And Nature Fund di Unilever mengunjungi Indonesia untuk melihat langsung inisiatif pembinaan dan pengembangan petani yang dilakukan oleh WEI dan mitra-mitra lainnya. 

Widya Erti Indonesia merupakan salah satu Smallholders Unilever yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam membina kelompok petani lokal dalam penerapan praktik pertanian yang baik. 

Selain itu, Widya Erti Indonesia juga memfokuskan perhatian pada pemberdayaan kelompok wanita tani (KWT). Membimbing mereka untuk mengembangkan berbagai produk inovatif dari bahan baku lokal seperti pisang, singkong, kelapa, hingga lidi kelapa sawit. 

Dengan ragaman produk yang dihasilkan emak-emak berupa makanan, minuman serta kerajinan tangan yang tidak hanya menciptakan nilai tambahan ekonomi, tapi juga membantu peluang baru bagi wanita tani untuk berkontribusi dalam peningkatan ekonomi keluarga. 

"Kami di WEI percaya bahwa pemberdayaan perempuan dan pengembangan pertanian
berkelanjutan harus seiring dalam membangun komunitas yang lebih kuat dan mandiri. Inisiatif ini, jalan bagi wanita di pedesaan untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi keluarga mereka menjadi terbuka," kata Wiranatha Krisna, Executive Director WEI kepada elaeis.co, Jumat (17/11).

Dia mengatakan, pentingnya ekonomi sirkular, WEl berhasil mengimplementasikan strategi dimana bahan baku seperti daun kelapa sawit diolah menjadi pakan ternak, yang kemudian dikonversi menjadi pupuk organik untuk digunakan kembali di lahan pertanian. Siklus ini menciptakan rantai nilai yang menguntungkan dan ramah lingkungan.

Krisna mengaku sangat mengapresiasi kerjasama yang tercipta dan berharap kolaborasi ini akan terus berkembang untuk mendorong pengembangan lebih lanjut komunitas-komunitas marginal dan pedesaan.

"Kami sangat antusias untuk melanjutkan kerjasama ini dan berharap akan ada lebih banyak lagi inisiatif bersama antara Unilever, WEI, dan smalholders lainnya yang berfokus pada pengembangan masyarakat," katanya.

Dalam kegiatan ini, diskusi program antara Unilever dan smallholders membuka dialog penting tentang bagaimana peranan Unilever dalam membantu smallholders mewujudkan sektor agrikultur yang bertanggung jawab terhadap masa kini dan masa depan.