Pendaftaran dilakukan secara berkelompok dengan jumlah anggota sebanyak tiga hingga lima mahasiswa, termasuk seorang ketua tim. Setiap kelompok juga wajib didampingi oleh satu dosen pembimbing selama proses penelitian berlangsung.

Proposal yang diajukan harus memperoleh persetujuan resmi dari perguruan tinggi melalui lembar pengesahan. Selain itu, penelitian wajib bersifat orisinal, belum pernah memperoleh pendanaan dari lembaga lain, serta dibuktikan dengan surat pernyataan yang ditandatangani ketua peneliti.

BPDP juga menegaskan bahwa penelitian yang diikutsertakan harus merupakan riset baru, bukan proyek yang sedang berjalan. 

Ketentuan ini bertujuan agar seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dalam mengembangkan ide dan inovasi terbaik.

Mahasiswa yang ingin mengikuti kompetisi ini dapat mengajukan proposal secara daring melalui laman lombariset.bpdp.or.id. 

Seluruh dokumen persyaratan, mulai dari proposal penelitian hingga dokumen administrasi, harus diunggah sebelum batas akhir pendaftaran pada 31 Oktober 2026.

Bagi mahasiswa yang memiliki ide inovatif di bidang perkebunan, kompetisi ini menjadi kesempatan langka. Selain memperoleh dukungan finansial untuk penelitian, peserta juga dapat memperluas jejaring dengan mahasiswa peneliti dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan berkolaborasi dengan para ahli di bidangnya.