Jakarta, elaeis.co – Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mengajak mahasiswa di seluruh Indonesia untuk menciptakan ide dan penelitian yang bisa membantu meningkatkan hasil kebun sawit, kakao, dan kelapa. 

Tantangannya bukan membuka lahan baru, melainkan mencari cara agar kebun yang sudah ada bisa menghasilkan panen lebih banyak, lebih efisien, dan tetap ramah lingkungan.

Ajakan itu disampaikan BPDP dalam Web Seminar Call for Proposal Lomba Riset Tingkat Mahasiswa 2026–2027, Rabu (5/8/). Melalui lomba ini, BPDP ingin melibatkan generasi muda untuk mencari solusi atas berbagai persoalan yang selama ini dihadapi para pekebun.

Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir BPDP, Mohammad Alfansyah, mengatakan mahasiswa memiliki banyak ide segar yang bisa dikembangkan menjadi solusi nyata bagi sektor perkebunan. 

Menurutnya, hasil penelitian tidak cukup hanya menjadi tugas kuliah atau jurnal ilmiah, tetapi juga harus bisa dimanfaatkan oleh petani dan dunia usaha.

"Mahasiswa memiliki ruang yang sangat besar untuk menghadirkan perspektif baru dan solusi yang berani. Melalui lomba ini, kami berharap lahir inovasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga dapat menjawab persoalan nyata serta meningkatkan kesejahteraan pekebun sawit, kakao, dan kelapa," ujarnya.

Ia menjelaskan, lomba riset ini merupakan salah satu bentuk dukungan BPDP terhadap pengembangan ilmu pengetahuan di bidang perkebunan. 

Harapannya, semakin banyak inovasi yang bisa membantu petani meningkatkan hasil panen, mengurangi biaya produksi, sekaligus menjaga lingkungan.

Salah satu anggota Tim Penilai Lomba Riset BPDP, Dr. Bandung Sahari, menjelaskan bahwa peran pekebun rakyat sangat besar dalam memasok komoditas perkebunan nasional.