Siak, elaeis.co - PT Kimia Tirta Utama (KTU) mengadakan Konsultasi Publik Identifikasi dan Rencana Pengelolaan Areal High Conservation Value (HCV) di Aula Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Riau.
Kegiatan ini dihadiri langsung Sustainability HO PT Astra Agro Lestari Tbk, Intan Nurcahyani dan Konservasi HO PT Astra Agro Lestari Adlan Yusran.
Ada sekitar 21 tamu undangan yang hadir pada konsultasi publik ini, seperti BKSDA Provisi Riau, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Siak, Dinas Sosial Kabupaten Siak, Dinas Pertanian Kabupaten Siak, sejumlah penghulu kampung (kepala desa) di Kecamatan Koto Gasib. Dua perusahaan perkebunan kelapa sawit, PT Aneka Inti Persada dan PTPN V hadir dalam acara itu.
Administrateur PT KTU Hubbal K Sembiring menjelaskan, tujuan kajian HCV untuk memetakan keberadaan area HCV dan mengidentifikasi tekanan atau ancaman terhadap keberlanjutan area HCV, serta membuat rekomendasi perlindungan, pengelolaan dan pemantauan HCV di Kabupaten Siak.
Kegiatan ini lanjut Hubbal salah satu komitmen kebijakan keberlanjutan (Sustainability Policy) PT Astra Agro Lestari monolak adanya deforestasi (No Deforestation).
No Deforestation ini adalah adanya komitmen untuk tidak melakukan pembangunan di area yang memiliki nilai konservasi tinggi (HCV).
No Deforestation ala Kimia Tirta
Diskusi pembaca untuk berita ini