Pemerintah Integrasikan Kebijakan Tata Kelola Sawit Berkelanjutan Nasional
Nasional
Kamis, 03 Oktober 2024 | 14:26 WIB

Pemerintah Integrasikan Kebijakan Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Industri kelapa sawit merupakan salah satu komoditas strategis nasional yang menyumbang kurang lebih 42% dari total pasokan minyak nabati dunia dengan pangsa pasar Indonesia sekitar 60% dari pangsa pasar produsen CPO dunia. Total nilai ekspor produk kelapa sawit Indonesia mencapai USD 40 miliar atau kurang lebih 14,2% total ekspor non migas Indonesia.

Kemenperin Dorong Hilirisasi dan Susun Roadmap Songsong Sawit Indonesia Emas 2045 Nasional
Nasional
Rabu, 26 Juni 2024 | 10:17 WIB

Kemenperin Dorong Hilirisasi dan Susun Roadmap Songsong Sawit Indonesia Emas 2045

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) konsisten dalam upaya mengembangkan industri kelapa sawit nasional. Industri ini tercatat menjadi tumpuan pencaharian bagi sekitar 4,2 juta orang, menghidupi sekitar 20,8 juta jiwa masyarakat Indonesia, hingga menyumbang devisa negara sekitar Rp 450 triliun per tahun, khususnya dari ekspor produk hilir bernilai tambah tinggi.

Saat Ini Pemerintah Tengah Bahas Penerapan B50 Iptek
Iptek
Senin, 24 Juni 2024 | 14:45 WIB

Saat Ini Pemerintah Tengah Bahas Penerapan B50

Kata mantan Direktur Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan ini, rapat tersebut dilaksanakan di kantor Kementerian Pertanian (Kementan) dan diikuti sejumlah pihak.

Berakhir Tahun ini, Pemerintah Putuskan Lanjutkan RAN KSB Nasional
Nasional
Jumat, 29 Maret 2024 | 11:13 WIB

Berakhir Tahun ini, Pemerintah Putuskan Lanjutkan RAN KSB

Kelapa sawit telah menjelma menjadi salah satu komoditas strategis penopang perekonomian nasional. Indonesia tercatat menjadi negara produsen sawit terbesar di dunia dengan total produksi lebih dari 56 juta ton dan ekspor mencapai 26,33 juta ton.

Emiten Didorong Terapkan Dekarbonisasi dan Tingkatkan Ekonomi Hijau Nasional
Nasional
Kamis, 14 Desember 2023 | 09:40 WIB

Emiten Didorong Terapkan Dekarbonisasi dan Tingkatkan Ekonomi Hijau

Pemerintah terus berkomitmen menerapkan pembangunan berkelanjutan melalui upaya dekarbonisasi dengan peningkatan ekonomi hijau. Upaya tersebut diimplementasikan dengan komitmen penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) sebagaimana yang tertuang dalam Enhanced Nationally Determined Contribution (ENDC) sebesar 32% dari kondisi business as usual pada tahun 2030 dan 43,2% apabila melalui kerja sama internasional, serta mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060 atau lebih cepat.