Pap
Sorotan terbaru dari Tag # Pap
Pajak Air Permukaan Sawit di Riau Diprotes Akademisi, Dinilai Tak Berdasar Ilmu Tanaman
Rencana penerapan Pajak Air Permukaan (PAP) untuk perkebunan sawit di Riau menuai kritik akademisi. Kebijakan pungutan per pohon dinilai tidak mempertimbangkan ilmu agronomi dan siklus biologis tanaman.
Bapenda Riau Lakukan Kajian Mendalam Terhadap Rencana PAP Pohon Sawit
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) saat ini tengah melakukan kajian mendalam terhadap rencana Pajak Air Permukaan (PAP) pohon kelapa sawit. Usulan tersebut dinilai memiliki potensi yang besar untuk pendapatan anggaran daerah (PAD).
Pajak Air Permukaan Ancaman Bagi Harga Kelapa Sawit
Usulan Penerapan Pajak Air Permukaan (PAP) dinilai berpotensi memberatkan berbagai pihak, tidak hanya petani tetapi juga perusahaan kelapa sawit. Jika kebijakan ini benar-benar diberlakukan, dikhawatirkan akan berdampak langsung pada penurunan harga tandan buah segar (TBS).
Gapki Menilai PAP Menambah Beban Industri Sawit
Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) ikut menyoroti usulan Pansus DPRD Riau mengenai Pajak Air Permukaan (PAP) sebesar Rp1.700/batang. Gapki menilai jika diberlakukan maka industri sawit khususnya di Riau memiliki beban baru disamping tekanan yang sudah ada saat ini.
Usulan Perda Utang Ekologis Dinilai Lebih Adil dan Berkelanjutan Dibanding Pajak Air Sawit
Wacana pengenaan Pajak Air Permukaan (PAP) sebesar Rp1.700 per batang sawit menuai kritik dari kalangan akademisi. Kebijakan tersebut dinilai kurang strategis, berpotensi menimbulkan sengketa hukum, serta tidak mencerminkan keadilan ekologis, terutama bagi petani kecil.
Usulan PAP Kelapa Sawit Musti Jelas Arahnya
Usulan Pajak Air Permukaan (PAP) yang diusulkan oleh Pansus Optimalisasi Pendapatan Daerah DPRD Riau masih menjadi perbincangan hangat petani kelapa sawit di Bumi Lancang Kuning. Tidak sedikit petani yang menuntut penjelasan kepada siapa PAP itu dikenakan.
Pajak Air Permukaan Dinilai Tepat Sasar PKS, Bukan Pohon Sawit
Pengamat Ekonomi Universitas Riau (Unri), Dahlan Tampubolon ikut menyoroti usulan Pansus Optimalisasi Pendapatan Daerah DPRD Riau mengenai Pajak Air Permukaan (PAP) pohon kelapa sawit. Menurutnya PAP it seharusnya difokuskan pada Pabrik Kelapa Sawit (PKS), bukan pada tanaman sawit di perkebunan.
Aspek-Pir Minta Usulan PAP Pohon sawit Sebesar Rp1.700 Dikaji Ulang
Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (Aspek-Pir) meminta usulan Pansus Optimalisasi Pendapatan Daerah DPRD Riau mengenai Pajak Air Permukaan (PAP) pohon kelapa sawit dikaji ulang. Pasalnya berpotensi membunuh industri kelapa sawit.
DPRD Riau Usulkan Pajak Sawit Rp1.700 Setiap Batang
Pansus DPRD Riau usulkan pemungutan Pajak Atit Permukaan (PAP) untuk phon kelapa sawit di Riau. Dimana setiap batang diusulkan membayar PAP itu sebesar Rp1.700/batang.
Gerakkan Ekonomi Daerah, Pemprov Kalbar Optimalkan PAP
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Heronimus Hero, mengutarakan saat ini pihaknya tengah optimalkan penerimaan Pajak Air Permukaan (PAP) dari sektor perkebunan. Diharapkan langkah ini turut berkontribusi untuk menggerakkan perekonomian daerah.