Pekanbaru, elaeis.co - Bencana banjir sejauh ini masih menjadi momok yang menakutkan bagi sebagian warga Kota Pekanbaru, terutama di musim penghujan, karena sejumlah titik di ibukota Provinsi Riau ini dinilai rawan direndam banjir.
Apa upaya Pemko Pekanbaru untuk menekannya? "Melalui normalisasi sungai," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Edward Riansyah.
Menurut Edu --panggilan akrabnya--, di dalam master plan pengendalian banjir di kota ini ada 15 titik yang akan dinormalisasi.
"Normalisasi ada sekitar 15 titik yang ada di dalam perencanaan master plan kita. Kita akan mulai melakukan pembenahan," katanya, Kamis (23/2), melalui keterangan resmi Humas Pemko Pekanbaru.
Pembenahan yang akan dilakukan, dikatakan Edu, di antaranya dengan cara membuat drainase dan leoning.
"Pertama pembenahannya ada yang leoning, ada yang melaksanakan paritnya, ada yang membuka parit baru. Target kita ada sekitar 10 sampai 15 titik. Tapi target yang kita kerjakan ini sesuai dengan master plan yang pernah dibuat oleh konsultan perencanaan konsep pengendalian banjir kemaren," terangnya.
Menurut Edu, pihaknya secara bertahap akan melakukan pembenahan terhadap perencanaan yang sudah dibuat. "Perencanaan sudah kita lakukan dan tentunya kita harus mulai action terhadap apa yang sudah kita rencanakan tadi. Secara bertahap kita akan melakukan terhadap titik-titik banjir," pungkasnya.
Bangun Drainase dan Leoning, Upaya Pemko Pekanbaru Menekan Bencana Banjir
Diskusi pembaca untuk berita ini