Yogyakarta, elaeis.co - Institut Pertanian Stiper (INSTIPER) Yogyakarta menyambut 1.135 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027. Jumlah tersebut terdiri atas 1.058 mahasiswa program sarjana dan 77 mahasiswa program pascasarjana. 

Mahasiswa baru ini meningkat 218 orang atau 20,8% jika dibandingkan dengan 2025/2026 yang berjumlah 876 orang untuk jenjang sarjana. 

Dari 1.058 mahasiswa baru program sarjana, sebanyak 766 mahasiswa (72,4%) kuliah di Fakultas Pertanian, 196 mahasiswa (18,5%) di Fakultas Teknologi Pertanian, dan 96 mahasiswa (9%) di Fakultas Kehutanan.

Mahasiswa baru ini berasal dari 28 provinsi di Indonesia. Provinsi Sumatera Utara menjadi daerah asal mahasiswa dengan jumlah terbanyak, disusul Provinsi Riau, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Jawa Tengah.

Kepercayaan berbagai mitra terhadap INSTIPER juga tercermin dari tingginya jumlah mahasiswa baru ini. Pada tahun akademik 2026/2027, sebanyak 329 mahasiswa atau sekitar 29% dari total mahasiswa baru merupakan penerima beasiswa.

Di tambah 150 mahasiswa yang merupakan penerima beasiswa SDM Perkebunan Kelapa Sawit (SDM PKS) dari Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian, dan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kementerian Keuangan untuk menyiapkan sumber daya manusia unggul di sektor perkebunan kelapa sawit.

Selain itu, sejumlah mitra industri dan pemerintah turut mempercayakan pendidikan calon SDM mereka kepada INSTIPER. 

Yakni PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) yang telah memberikan beasiswa kepada INSTIPER selama 16 tahun, dan tahun ini mengirimkan 35 mahasiswa penerima beasiswa untuk menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Kehutanan.

Dukungan beasiswa juga berasal dari Asian Agri Group sebanyak 13 mahasiswa, Karyamas Plantation 59 mahasiswa, PT London Sumatra Indonesia 20 mahasiswa, PT Bumitama Gunajaya Agro 9 mahasiswa, Mahitala Ingkeng Gemah 2 mahasiswa, Pemerintah Daerah Kabupaten Ngada 5 mahasiswa, serta 36 mahasiswa melalui program KIP Kuliah.

Kepercayaan tersebut menjadi bagian penting dari komitmen INSTIPER dalam menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, khususnya pada bidang perkebunan, kehutanan, dan agroindustri.