Pasir Pangaraian, elaeis.co - Anjloknya harga Tandan Buah Segar (TBS) hingga hanya Rp 1.000/kg di Rokan Hulu (rohul), Riau, tak membuat kegiatan Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) mengendur.

Organisasi petani sawit swadaya ini tetap semangat melakukan beragam edukasi terhadap binaan mereka khususnya di Desa Sikebau Jaya, Kecamatan Rokan IV Koto. Dua hari lalu mereka menggelar Rembug Tani los Pasar Sikebau Jaya yang dihadiri puluhan petani.

Ketua SPKS Kabupaten Rohul, Yusro Padli, mengatakan, pengurus SPKS dari tingkat pusat sampai setiap cabang gencar melaksanakan Rembug Tani guna memacu semangat petani sawit di tengah anjloknya harga sawit.

"Para petani sawit di tingkat desa harus kuat dan bersatu, kuat secara data maupun secara kelembagaan. Selain itu, kita mengajak seluruh petani swadaya harus tetap semangat, jangan putus asa di tengah anjloknya harga sawit ini. Sebab, masih ada harapan di masa depan kita bisa menikmati harga yang layak," kata Yusro kepada elaeis.co, Sabtu (25/6).

Menurutnya, di masa depan para petani sawit di Rohul bisa menikmati harga pembelian TBS yang layak sesuai penetapan harga dari Dinas Perkebunan Riau. Ia mencontohkan TBS petani plasma atau yang sudah bermitra dengan perusahaan PKS yang dihargai Rp 2.400/kg.

"Itu sebabnya kami ingin para petani tetap mampu bertahan di tengah kondisi ini, jaga kebun agar tetap terawat," tukasnya.

"Kalau TBS di hargai hanya Rp 1.000 sampai Rp 1.400/kg, ini kan jelas dan nyata ketimpangan yang dialami petani swadaya. SPKS berkomitmen untuk mendampingi para petani swadaya ini agar bisa kuat dan bersatu, sehingga ketimpangan-ketimpangan itu tidak lagi terjadi," tambahnya.

Agar nilai tawarnya terhadap perusahaan lebih kuat, SPKS Rohul mengajak seluruh petani sawit swadaya yang memiliki sekitar 41% lebih lahan di Rohul untuk bersatu di dalam kelembagaan.

"Baik dalam bentuk kelompok tani (poktan), gabungan kelompok tani (gapoktan), perkumpulan, maupun koperasi," katanya.

Dalam acara Rembung Tani tersebut SPKS Nasional menyerahkan secara simbolis sertifikat RSPO Kepada Perkumpulan Petani Sawit Swadaya Tambusai Sejahtera (PPSSTS) Rohul yang diterima langsung oleh Mardoli Pasaribu selaku Ketua ICS-nya.

"Pemberian sertifikat RSPO merupakan capaian tertinggi dari setiap petani. Sertifikat RSPO itu bisa memacu para petani untuk mengelola kebun serta hasil kebun petani sudah sesuai standar international atau standar pasar," pungkasnya.