Pekanbaru, elaeis.co - Laporan pencurian tandan buah segar (TBS) sawit di Kabupaten Siak, Riau, meningkat. Saking maraknya pengaduan, sampai-sampai ada kepala kampung di Kecamatan Tualang yang akan menjatuhkan denda Rp 10 juta bagi toke sawit yang terbukti menampung buah sawit dan brondolan yang tidak jelas asal usulnya.
Toke sawit sendiri sebenarnya khawatir juga jadi sasaran kemarahan masyarakat jika sembarangan menampung buah sawit.
Ahmad Badaruddin, misalnya. Pemilik usaha penampungan sawit di Kampung Pinang Sebatang, Kecamatan Tualang, ini selalu memastikan buah sawit yang dibelinya bukan dari hasil curian. Caranya dengan menanyakan asal buah kepada penjual yang datang mengantarkan TBS dan berondolan ke tempat usahanya di Jalan Lintas Pekanbaru-Siak.
"Kalau kami tembak langsung aja. Buahnya dapat dari mana. Buah gak jelas, aku gak terima," kata pria yang akrab disapa Adun ini kepada elaeis.co, Rabu (1/5).
Dengan cara ini, dia bisa memastikan bahwa buah yang dibelinya benar-benar berasal dari kebun petani sendiri, bukan hasil mencuri dari kebun masyarakat.
Dia mengakui di kampung itu juga kerap terjadi aksi pencurian buah sawit. "Apalagi kalau letak kebunnya jauh dan tidak ada yang menjaga," jelasnya.
"Ada di sini seorang pemilik kebun yang sering kali kehilangan buah sawit. Karena kebunnya kurang dipantau," tambahnya.
Meski diduga pencurian sawit marak karena ada yang menampung, namun Adun tidak berani tunjuk hidung toke mana yang terlibat jual beli buah sawit 'haram'. "Masalahnya belum ada bukti yang kuat," ujarnya.
Dia setuju dengan langkah Penghulu Kampung Maredan Barat yang menetapkan denda Rp 10 juta bagi toke yang ketahuan menampung sawit curian. "Maredan Barat tak jauh dari Kampung Pinang Sebatang. Maunya penghulu kampung kami juga melakukan hal serupa. Harus tegas supaya tidak ada toke sawit yang menampung buah sawit hasil curian," harapnya.
"Sanksi denda itu bisa jadi solusi. Setidaknya mengurangi pencurian sawit. Karena kalau nggak ada toke yang berani beli, yang curi-curi sawit itu akan bingung ke mana menjual sawit hasil curiannya," sambungnya.
Begini Cara Toke di Siak Tolak Buah Sawit 'Haram'
Diskusi pembaca untuk berita ini