Jakarta, elaeis.co - Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok Kementerian Perdagangan (SP2KP Kemendag), hingga Januari 2022, rata-rata harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) di tingkat dunia mencapai Rp 13.240/liter.

“Harga tersebut naik 77,34 persen dibanding Januari 2021,” kata Menteri Perdagangan M Lutfi dikutip dari laman resmi Kementerian Perdagangan, Selasa (1/2/2022).

Data tersebut diungkapkannya saat menghadiri rapat kerja dengan Komisi VI DPR membahas stabilisasi harga minyak goreng (migor) dan kebijakan pupuk bersubsidi, Senin (31/1). Menurutnya, kenaikan harga CPO menyebabkan harga migor di dalam negeri terkerek naik.

Dia lantas menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 3 Tahun 2022 yang mengatur pemberlakuan satu harga untuk stabilisasi harga migor. Untuk mencegah terus naiknya harga migor, dikeluarkan lagi Permendag Nomor 6 Tahun 2022 tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyak Goreng Sawit.

“Kebijakan baru ini ditetapkan dengan mempertimbangkan hasil evaluasi pelaksanaan Permendag Nomor 3/2022 yang telah berlaku sebelumnya,” jelasnya.

Dalam Permendag yang baru itu diatur harga eceran tertinggi (HET) masing-masing migor curah Rp 11.500 / liter, kemasan sederhana Rp 13.500/liter, dan kemasan premium Rp 14.000/liter. “HET ini mulai berlaku pada 1 Februari 2022,” tegasnya.

Anggota Komisi VI mengapresiasi kebijakan tersebut dan mendorong Kemendag melaksanakan pengawasan dan penegakan hukum untuk mencegah aksi penimbunan komoditas oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.